Gledeknews, Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur tengah berjuang menjadi satu dari 30 daerah di seluruh Indonesia yang akan menerima program hibah Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) Bank Dunia.
Program ini difokuskan pada peningkatan layanan publik, khususnya pada transformasi sistem pengelolaan sampah modern sedangkan lahan sangat memadai.
Hal ini ditegaskan Sekretaris Daerah Lombok Timur (Lotim) HM. Juaini Taofik di ruang kerjanya, Senin (11/5).
“Yang jelas dari total 15 hektar luas TPA kita, minimal 2 hektar akan dikhususkan menjadi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang terintegrasi,” tegasnya.
Menurutnya, program ini bertujuan agar sampah tidak lagi menumpuk, tapi diolah menjadi produk bernilai ekonomi atau energi terbarukan seperti listrik.
Sementara seluruh dokumen perencanaan yang dibutuhkan, mulai dari RPJPD, RPJMD, RPD 2024-2026, Renstra, Renja, hingga Masterplan Pengembangan Sistem Persampahan dan Roadmap SKK, telah resmi diserahkan ke pemerintah pusat.
“Ini merupakan langkah serius pemerintah daerah,” tandasnya.(GL)








