GledekNews-Lotim. Sebanyak 14 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih diisolasi di Rusunawa Khayangan Labuhan Lombok sempat tak terurus, karena para tenaga kesehatan yang bertugas selama ini di Rusunawa memberikan pelayanan kesehatan bagi pasien yang isolasi meninggalkan rusunawa, karena tidak ada kejelasan.
Pasca adanya kebijakan dari Bupati Lotim, H.M. Sukiman Azmy yang mengalihkan semua pasien yang diisolasi di Rusunawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R.Soejono Selong dan RSUD Labuhan Haji.
Kepala Dinas Kesehatan Lotim, dr. H.M. Hasbi Santoso saat dikonfirmasi mengatakan kalau saat ini perawat yang piket malam di Rusunawa sudah berada ditempat. “Sudah ada perawat piket malam di Rusunawa,” Jawab Hasbi melalui watshap.
Kemudian Sekretaris Tim Satgas Covid-19 Lotim, H.M. Juani Taofik yang juga Sekda Lotim mengatakan “malam ini sudah ada petugas dari PKM Labuhan Lombok yang mengurus, karena besok atau paling lambat Kamis rusunawa akan ditutup total dan semua pasien akan dipindahkan ke RSUD Labuhan Haji dan RSUD Selong”
“Pasien yang ada di Rusunawa berjumlah 14 Orang akan dipindahkan nantinya ke RSUD Labuhan Haji dan tentunya akan dilengkapi tempat tidurnya dulu,”Ujar Sekda.
Ditempat terpisah Kepala Bakesbangpoldagri Lotim, Salmun Rahman mengatakan “saat ini sudah ada yang mengurus 14 pasien PDP tersebut, meski tadi sempat kosong sesaat karena petugas yang ada menganggap rusunawa sudah tidak difungsikan sebagai tempat isolasi, sehingga mereka pulang, akan tetapi setelah mengetahui Rusunawa masih difungsikan lagi, maka Kepala Puskesmas Labuhan Lombok memanggil mereka yang pulang untuk kembali bertugas”.
“Saya dan pak Kepala PKM Labuhan Lombok sedang berada di lokasi,” kata Salmun.(WG-02).








