Gledeknews, Lombok Timur – Salah seorang jamaah masjid agung Selong, Edy yang bekerja menjadi staf di Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Lombok Timur, menjadi korban pencurian di Masjid Agung Al Mujahidin Selong, Rabu siang (6/8).
Saat melakukan aksinya pelaku bersama dengan korban satu shap shalat Zuhur dan posisinya paling ujung utara Masjid Agung. Kemudian pelaku mengambil tas korban yang berada di depan korban saat sujud terakhir.
Kemudian pelaku yang mengenakan sarung dan bermasker langsung kabur membawa barang curiannya. Sedangkan isi dalam tas surat penting, data dan sejumlah uang.
Sementara setelah selesai sholat korban dan jamaah mencari pelaku di areal masjid, akan tapi tidak ditemukan di sekitar masjid.
Bahkan korban juga berusaha memberitahu petugas keamanan untuk mengecek dalam CCTV yang dimiliki masjid Agung Al Mujahidin Selong.
“Saat sedang sujud terakhir pelaku mengambil tas saya lalu pergi,” kata Edy.
Sementara itu ketika saat orang ribut di masjid agung lalu datang dua orang anggota Buser Polres Lotim mencapai korban dengan mengatakan kalau pelaku sudah ditangkap.
“Pelaku sudah ditangkap sekarang di Polres,” kata anggota Buser Polres Lotim.
Kasi Humas Polres Lotim AKP Nicolas Oesman saat dikonfirmasi mengatakan kalau pihaknya nanti kroscek di Reskrim dulu.(GL)








