Gledeknews, Lombok Timur – Usai melakukan aksinya di depan kantor Desa Sikur Barat Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur, Pemuda yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Desa Sikur datangi Kantor Kejaksaan Lombok Timur (Lotim), untuk menyerahkan laporan atas dugaan penyalahgunaan anggaran dana desa.
Dalam laporannya itu, pihaknya tuding pemerintah desa dalam hal ini kelapa desa (Kades) tidak ada transparansi pengunaan anggaran desa (DD). transparansi anggaran desa anta lain program ketahanan pangan, pembangunan kolam, pengelolaan Bumdes, ambulan desa dan beberapa program lainya.
“Pembangunan kolam sudah lama, tapi kami tidak tahu pengelolaannya seperti apa. Sebetulnya masalah kolam ini pada tahun 2021, kami sudah laporkan juga Kejaksaan tapi ini bagian dari tindak lanjutnya,” ungkap Haerul Azmy dihadapan media saat di konfirmasi, Rabu (22/1).
Pihaknya juga menuding bantuan sosial (Beras-red) dari pusat yang disalurkan melalui Bulog disalah gunakan. Karena batuan itu sempat ditahan oleh Kades yang digunakan dalam acara syukuran yang di rangkaian dengan kegiatan keagamaan.
Akan tetapi, setalah di publish oleh media lanjutnya, pihak pemdes dengan tergesa-gesa menyalurkan bantuan tersebut.
Dimana berdasarkan informasi sebelumnya bahwa dugaan penahan bantuan sosol dan dialihkan untuk acara tasyakuran itu sempat mendapatkan penolakan dari BPD. Akan tetapi Kades dengan keputusan sepihak, tetap menahan bantuan sosial itu.
“Jadi bantuan beras yang disalurkan melalui Bulog ditahan oleh Kades dan itu dijadikan untuk kegiatan tasyakuran. Tapi kami publish di media dan malamnya langung di salurkan dengan tergesa-gesa,” terangnya.
Ia menambahkan, atas persoalan tersebut, pihaknya pihak Aparat penegak hukum (APH) dalam hal ini Kejaksaan Lombok Timur untuk mengusut tuntas dan masyarakat siap memberikan kesaksian.
“Belum beberapa program lainya, untuk itu kami akan meminta APH untuk mengusut tuntas adanya dugaan penyalahgunaan wewenang dan ketidak transparansi dari kades,” tandasnya.
Sebelumnya, Kades Sikur Barat Zul Pakarudin saat di komfirmasi membatah semua apa yang menjadi tuduhan. Kendati demikian pihaknya menghargai langkah masyarakat yang melakukan aksi pada hari ini.
“Kami sejak dilantik kami sudah menyusun RPJMD dan apa menjadi usulan masyarakat sudah terakomodir. Semua program sudah kita laksanakan,” tandasnya singkat.(GL)








