Gledeknews, Lombok Timur – Jamaah NWDI yang menghadiri puncak peringatan Hultah NWDI ke-89 di GOR Yayasan Pendidikan Hamzanwadi Pondok Pesantren Darunnadhatain (YPH PPD) NWDI Pancor dibuat merinding saat dilantunkan lagu-lagu perjuangan NW dan wasiat renungan massa ciptaan Maulana Syeikh TGKHM.Zainuddin Abdul Madjid.
Bahkan ada sampai meneteskan air mata saat mendengarkan lagu perjuangan dan wasiat yang dilanjutkan tim wasiat dari Mahad dan Mahadah Darul Qur’an Wal Hadist Al Majidiyah Assafiyah NWDI Pancor.
Seperti salah satu lagu perjuangan ciptaan Maulana Syeikh yakni Antiya Pancor Biladi yang memiliki makna yang mendalam bagi anjum-anjum, Abituren, simpatisan dan jamaah NWDI.
Apalagi lagu tersebut sering dinyanyikan almagfurlahu Maulana Syeikh TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid dalam setiap pengajian di musholla Abror Hamzanwadi maupun pengajian di tempat lainnya.
“Terus terang kami merinding saat dilantunkan lagu-lagu perjuangan dan wasiat renungan massa ciptaan maulana syeikh,” kata para abituren dan jamaah NWDI di arena Hultah NWDI Pancor.
Para jamaah NWDI juga mengatakan ada yang beda ketika dilantunkan lagu Antiya Pancor Biladi tersebut, apalagi dengan menjiwai lagu itu saat dinyanyikan tentunya langsung tersentuh untuk ikut menyanyikan sambil merinding.
“Ada kekuatan dalam lagu Antiya Pancor tersebut, buktinya setiap dinyanyikan selalu bikin merinding sampai meneteskan air mata,” ujarnya.
Sementara pengajian puncak HULTAH NWDI ke-89 diisi langsung Ketua Umum PB NWDI,TGB KHM.Zainul Majdi bersama dengan ulama dari Mesir sehingga membuat jamaah dengan khusyuk mendengarkan pengajian sampai selesai.
Selain itu hadir dalam kegiatan HUTLAH tersebut pejabat dari pusat, provinsi, kabupaten/kota, dan pimpinan Ormas yang ada di NTB ini.(GL)








