Gledeknews, Lombok Timur – Pernyataan Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin dan Kepala Dinas Perdagangan Lombok Timur (Lotim) H. Hadi Fathurahman bertolak belakang dengan kondisi dilapangan mengenai masalah kondisi LPG 3 kilogram.
Dimana Bupati Lotim menegaskan kalau LPG 3 kg tidak langka dan stock aman.Bahkan tidak ditemukan harga LPG 3 kg yang jauh di atas harga eceran tertinggi (HET).
“Masyarakat sedikit kesulitan mendapatkan LPG 3 kg merupakan imbas dari kebutuhan dan penggunaan yang meningkat selama Ramadan dan jelang Idul Fitri,” tegas Bupati yang Krab disapa H. Iron, Rabu (24/3).
Menurutnya kalau ada yang menemukan ada penjual yang menaikkan harga LPG diatas ketentuan HET yang telah ditentukan untuk segera dilaporkan.
“Laporkan segera kalau ada yang menaikkan harga LPG 3 kg,” pintanya.
Hal yang sama dikatakan Kepala Dinas Perdagangan Lotim H. Hadi Fathurahman menegaskan stock LPG untuk Lotim dalam kondisi aman. Kemudian hari ini (Rabu-red) Pertamina mendrop yang reguler 35.000 tabung ditambah extra dropping 17.000 tabung.
“Hasil sidak stock LPG aman dan tidak lonjakan harga,” terannya
Hadi meminta masyarakat untuk tidak Panic Buying (menstok berlebihan), sedangkan distribusi LPG hanya dikenal jalur agent ke pangkalan menuju konsumen.
“Pangkalan resmi dipastikan menjual sesuai HET,” terangnya
Sementara terhadap pernyataan Bupati dan Kadis Perdagangan Lotim yang tegaskan stock LPG aman dan tidak langka langsung dibantah dengan mentah-mentah oleh publik.
Karena menurut masyarakat kalau LPG 3 kg itu benar langka dan sulit didapatkan di pasaran sejak menjelang lebaran idul Fitri sampai dengan saat ini.Dan kalaupun ada tentu harganya sangat tinggi diatas HET
“Pak Bupati dan Kadis Perdagangan enak kita ngomong tidak langka tapi bukti dilapangan memang betul sulit didapatkan. Dan Pak Bupati jangan hanya terima laporan diatas meja saja turun langsung caranya,” kata para warga di Lotim.
“Kalau ngomong memang enak pak Kadis bilang tidak langka saat laporan ke Bupati yang penting ABS (Asal Bapak Senang),” ujar sejumlah aktivis pergerakan Lotim.(GL)








