Gledeknews, Lombok Timur – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak semakin dekat dan semakin memanas, beberapa waktu lalu KPU melaksanakan debat antar bakal calon bupati di Kabupaten Lombok Timur, seluruh calon bupati Lotim memaparkan Visi dan Misi dan pendalaman isu yang berkembang di daerah.
Disisi lain, setelah debat berlangsung dalam sebuah kampanye yang di gelar pasangan calon nomor urut 2 (Hairul Warisin-Edwin Hadiwijaya) memicu kontroversi setelah menyebut Paslon bupati lain “Bodoh”.
Dalam vidio yang viral di media soal dengan durasi 31 detik tersebut,dimana calon bupati Lotim,H.Haerul Warisin pada kampanye dihadapan para pendukungnya dengan mengatakan calon-calon lain yang disamping saya semuanya ternyata tidak faham masalah pupuk dan mereka semua “Bodoh”.
” Pengalamannya pada debat beberapa waktu lalu mengatakan calon lain Bodoh, dan tidak faham terkait isu dan masalah pupuk,” ujarnya.
Ia juga mengatakan jika terpilih akan melakukan koordinasi ke menteri, agar kelangkaan dan mahalnya pupuk bisa di negoisasi, demi terciptanya kenyamanan di tengah masyarakat yang mayoritas petani.
“Nanti jika terpilih kita akan lakukan negosiasi ke menteri, agar bisa diberikan kemudahan, baik harga maupun kuota.”tutupnya.
Sementara itu, Amad Roji Tim Pemenangan Iron-Edwin membenarkan terkait video tersebut. Tapi pihaknya menduga ada oknum-oknum yang sengaja mengambil Video untuk mengadu domba.
“Vidio itu mamang benar, masak vidio editan itu. Tapi perekaman itu bisa kita proses hukum itu tidak ada izin, kami menduga oknum-oknum itu tidak minta izin merekam,” ujarnya.
Ia meluruskan bahwa terkait isi video itu bahwa menegaskan masih banyak cara dan peluang untuk bernegosiasi dengan pusat terkait kuota pupuk. “calon-calon lain itu tidak cerdas untuk perjuangkan kuota itu,” tandanya.(GL)








