Gledeknews, Lombok Timur – Musibah kebakaran yang melanda Pasar Pringgabaya, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur, Senin (27/4) malam, menyisakan duka mendalam bagi para pedagang. Ratusan lapak beserta barang dagangan dilaporkan hangus dilalap api.
Salah satu pedagang, Hermiwati (43), hanya bisa terduduk lemas di depan lapaknya yang kini tinggal puing-puing. Pedagang rempah-rempah itu mengaku seluruh barang dagangannya habis terbakar, termasuk stok baru yang baru saja dibelinya.
“Semua habis, rempah-rempah dan barang yang baru saya beli kemarin untuk persiapan kebutuhan warga seperti selamatan dan pengantar haji,” ujarnya dengan nada sedih, Selasa kemarin (28/4).
Ia mengaku sempat tidak percaya saat pertama kali mendengar kabar kebakaran. Namun saat tiba di lokasi, api sudah membesar dan tidak ada barang yang berhasil diselamatkan.
“Saya tinggal tidak jauh dari pasar. Pas sampai di sini, semuanya sudah terbakar,” katanya.
Ia menyempatkan kerugian yang dialaminya mencapai sekitar Rp10 juta, mengingat sebagian besar barang dagangan baru saja dibeli.
Nasib serupa juga dialami Supriani, pedagang pakaian. Ia mengetahui kebakaran melalui media sosial dan langsung menuju pasar. Namun, setibanya di lokasi, seluruh barang dagangannya telah berubah menjadi abu.
“Saya sangat sedih. Baru kemarin beli barang untuk jualan akhir pekan, sekarang sudah habis semua,” ujarnya.
Supriani menyebut kerugian yang dialaminya mencapai sekitar Rp50 juta. Ia mengaku penghasilan dari berjualan menjadi satu-satunya sumber nafkah untuk keluarganya.
“Ini satu-satunya yang saya andalkan untuk hidup bersama anak-anak,” tuturnya.
Hal serupa juga disampaikan Inaq Adi, pedagang sembako. Ia mengaku kehilangan berbagai barang dagangan seperti beras, telur, dan kebutuhan pokok lainnya dengan nilai kerugian mencapai puluhan juta rupiah.
“Semua hangus terbakar. Kami berharap pemerintah bisa membantu, setidaknya membersihkan puing-puing agar kami bisa berjualan lagi,” harapnya.(GL)








