GledekNews.com
Rabu, Oktober 28, 2026
  • Login
  • Register
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB
No Result
View All Result
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB
No Result
View All Result
GledekNews.com
No Result
View All Result
Home BERITA

Parah, Kasus Bullying Terjadi di Lingkungan Ponpes di Aikmel

gledek by gledek
18/02/2023
in BERITA, Lombok Timur
0
Parah, Kasus Bullying Terjadi di Lingkungan Ponpes di Aikmel
1000
SHARES
1000
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Gledeknews,Lombok Timur-Kasus bullying santri di salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) terkemuka di wilayah Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Dengan korban, JN (14) kelas III SMP mengalami dugaan kekerasan akibat bullying oleh teman-temannya sehingga mengalami luka di telinga dan matanya.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun menyebutkan,Kejadiannya,Jumat malam (17|2) sekitar pukul 21.00 wita, dimana korban dijemput paksa temannya berjumlah enam orang dari kamarnya lantai bawah menuju lantai dua Asrama Putra.

RELATED POSTS

HMI MPO Sentil Keras Iqbal: APBD 2027 Molor, Gubernur Malah ke Turki

FWMO Lombok Timur Bahas Program Prioritas di Raker ke-6 dan Gelar Milad ke-8

Namun korban tak curiga atas penjemputannya sehingga mau dibawa ke lantai dua,lalu sampai di sana korban diintrogasi teman-temanya mengenai adanya dugaan uang yang hilang milik salah satu temannya.

Namun korban tetap menolak dan tidak mengakui perbuatannya meskipun ditanyakan beberapa kali, namun teman korban mengancam jika tidak mengakui maka tidak akan di bawa ke lantai dasar, tapi jika mengakui maka tidak akan di pukul dan akan diantar ke lantai dasar.

Maka secara sontak Korbanpun dengan terpaksa mengakuinya,akan tapi naas nasib korban malah di pukul sebanyak enam orang temannya sampai mengalami luka memar di wajah dan telinganya.
‎
Sementara atas kejadian itu orang tua bersama dengan korban melaporkan kejadian itu ke Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lotim, Judan Putrabaya, Sabtu (18|2).

“Memang kami terima laporan kasus bullying anak dilingkungan Ponpes,” katanya.

‎Menurutnya, selain melapor ke pihaknya orang tua korban juag sudah melaporkan ke Polres Lotim. Dengan tentunya ‎ kasus ini sudah di koordinasikan dengan Unit  PPA Polres Lotim dengan langsung mendapatkan atensi untuk menindaklanjutinya.

Selain itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait melalui UPTD PPA Lotim untuk ambil peran sesuai yang diperlukan korban terutama penangan Medis maupun Non Medis.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak yang memiliki keterkaitan dengan persoalan tersebut,” paparnya.

Judan yang juga orang tua wali murid santri di Ponpes tersebut mengatakan pihaknya menyampaikan rasa keprihatinan dan penyesalan mendalam atas terjadinya peristiwa ini.

Karena  Pondok pesantren  kini sesungguhnya telah mulai menjadi alternatif para orang tua untuk wadah pembinaan moral dan Akhlaq disaat anak-anak kita saat ini banyak yg mengalami perilaku menyimpang.

Kemudian sulit dibayangkan jika pondok pesantren cukup kesohor di kecamatan Aikmel ini dalam melahirkan Generasi generasi Islami malah bisa kecolongan juga. Maka ini tentu ‎menjadi pemikiran kita semua,meski kita menjust Pondok pesantren ini sebagai Pondok yang Rawan Bullying.

Tapi  prinsip kita adalah bukan karena korban /Kasus kekerasannya sedikit atau banyak yang jadi ukuran, bukan itu, melainkan hatta satupun tidak boleh ada anak anak yang menjadi korban.

“Yang sangat kami sayangkan dan sesalkan ‎pihak pengasuh sama sekali tidak mengetahui kasus ini,” terangnya.

Kemudian lanjut Ketua LPA Lotim, Pengasuh Pondok baru tahu setelah mendapatkan informasi dari kami,sehingga tentu menjadi tanda tanya,dimana fungsi pengawasan atau kontrol para Mudir terhadap para santri yang nota bene tengah menjadi tanggungjawab mereka selama para Santri berada dalam Markas / lingkungan Pondok.

“Jangan sampai gara-gara kasus ini Pondok Pesantren sampai kehilangan kepercayaan dari warga masyarakat,” tukasnya.

Pada kesempatan itu, Ketua LPA Lotim menandaskan sementara mengenai bisa atau tidaknya di proses hukum dalam kasus ini. Karena kalau ‎berbicara tentang proses hukum maka acuan adalah  UU 11 tahun 2012 tentang Sistim Peradilan Pidana Anak.

Karena dalam UU SPPA tersebut telah di atur bagaimana mekanisme penanganan Anak Yg Berkonflik dengan Hukum ( ABH), ada ketentuan batas usia minimum seseorang bisa di mintai pertanggungjawaban pidana yaitu minimal di atas 13 tahun.

Maka artinya anak-anak yang  berusia 13 tahun kebawah Jika melakukan perbuatan pidana demi hukum mereka tidak dapat diproses hukum, sedangkan mereka yg berusia di atas 13 tahun. Dengan dapat di mintai pertanggungjawaban pidana dengan tetap mengedepankan upaya Diversi/Restoratif Justice demi kepentingan terbaik  bagi anak.

“Maka dalam kasus bullying yang terjadi di salah satu Ponpes di Lotim maka tentu perlu dipantau perkembangannya dan mempertimbangkan  rasa keadilan dari korban dan keluarganya,” tandasnya.

Kapolres Lotim melalui Kasi Humas Polres Lotim, Iptu Nicolas Oesman saat dikonfirmasi mengaku pihak akan kroscek laporan tersebut. (GL)

Share400SendShareTweet250Share100
ADVERTISEMENT
gledek

gledek

Related Posts

HMI MPO Sentil Keras Iqbal: APBD 2027 Molor, Gubernur Malah ke Turki

HMI MPO Sentil Keras Iqbal: APBD 2027 Molor, Gubernur Malah ke Turki

by gledek
28/10/2026
0

Gledeknews, Mataram — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Badko Bali–Nusa Tenggara melontarkan kritik keras terhadap Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB)...

FWMO Lombok Timur Bahas Program Prioritas di Raker ke-6 dan Gelar Milad ke-8

FWMO Lombok Timur Bahas Program Prioritas di Raker ke-6 dan Gelar Milad ke-8

by gledek
28/10/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur – Forum Wartawan Media Online (FWMO) Lombok Timur menggelar Rapat Kerja ke-6 sekaligus perayaan Milad ke-8 di...

Kantor Bapenda Lotim Dibobol, Kaban Bungkam, Sejumlah Laptop Raib

Kantor Bapenda Lotim Dibobol, Kaban Bungkam, Sejumlah Laptop Raib

by gledek
27/10/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lombok Timur (Lotim) dibobol kawanan maling. Sejumlah laptop dan uang yang...

Jaksa Sebut Belum Ada Tambahan Tersangka Kasus Korupsi Desa Kotaraja

Jaksa Sebut Belum Ada Tambahan Tersangka Kasus Korupsi Desa Kotaraja

by gledek
27/10/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Pihak penyidik kejaksaan Negeri Lombok Timur (Lotim) menyebut hingga saat ini belum ada penambahan tersangka kasus...

Korupsi Dana Desa, Kades Kotaraja dan Bendahara Gunakan Rompi Oranye Langsung Ditahan

Korupsi Dana Desa, Kades Kotaraja dan Bendahara Gunakan Rompi Oranye Langsung Ditahan

by gledek
26/10/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Pihak penyidik pidana khusus Kejaksaan Negeri Lombok Timur (Lotim) langsung menahan Kades Kotaraja Lalu Supiandi dan...

RECOMMENDED

HMI MPO Sentil Keras Iqbal: APBD 2027 Molor, Gubernur Malah ke Turki

HMI MPO Sentil Keras Iqbal: APBD 2027 Molor, Gubernur Malah ke Turki

28/10/2026
FWMO Lombok Timur Bahas Program Prioritas di Raker ke-6 dan Gelar Milad ke-8

FWMO Lombok Timur Bahas Program Prioritas di Raker ke-6 dan Gelar Milad ke-8

28/10/2026
  • 52.2M Fans
  • 134 Followers
  • 26.7k Followers
  • 206k Subscribers
  • 595 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Pemuda dan Mahasiswa Lotim Serukan Masyarakat Jangan Menabung di BNI 

    Pemuda dan Mahasiswa Lotim Serukan Masyarakat Jangan Menabung di BNI 

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Putra Sasak Jabat Kapolda NTB 

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Dibentak Para Kades, Dua Komisioner Bawaslu Lotim Keringat Dingin ‎

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Pelaku UMKM Internet RT/RW Tidak Bisa Dipidana Karena Ranah Perdata

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Dianggap Kurang Elok Pj Bupati Lotim Tugaskan Alumni IPDN Jadi Kepala Pasar‎

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
GledekNews.com




Jl. Mawar No. 7

Komplek Rumah Sehat, Lingkungan Kampung Baru

Kelurahan Majidi, Kecamatan Selong (83619)

Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia

+62 81918199111





Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    

Kategori

Advetorial BERITA Bima DESA Editorial EKONOMI GLEDEK NTB HIBURAN HUKUM Jakarta KESEHATAN Lombok Barat Lombok Tengah Lombok Timur Lombok Utara Mataram Musik NASIONAL NEWS OLAHRAGA OPINI PEMERINTAHAN PEMILU PEMUDA PENDIDIKAN PERTANIAN PILKADA POLITIK SOSOK SUMBAWA WISATA
Facebook Twitter RSS

© 2021 GledekNews – TIM IT Gledeknews gledeknews.

  • About
  • Contact
  • GledekTV
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Sitemap
No Result
View All Result
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB

© 2021 GledekNews - TIM IT Gledeknews gledeknews.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In