Gledeknews, Lombok Timur – Sejumlah pihak sekolah dan orang tua wali melakukan protes atas menu yang disajikan ke siswa yang menjadi penerima manfaat dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan dapur MBG Pohgading 3 kecamatan Pringgabaya Lombok Timur.
Pasalnya menu yang disajikan berupa bubur diduga basi, sehingga membuat siswa yang memprotesnya atas menu yang disajikan tersebut.
Sementara atas kejadian itu sekolah langsung melaporkan ke dapur dengan datang ke lokasi untuk mengecek kebenaran informasi tersebut.
“Kok buburnya basi yang diberikan kita,” kata siswa di sejumlah sekolah yang menjadi Penerima manfaat dari dapur MBG Pohgading 3 tersebut, Jumat (22/5).
Sementara sejumlah pihak sekolah juga sangat menyayangkan adanya pemberian menu MBG yang diduga basi, padahal sebelumnya juga pernah terjadi hal yang sama. Kondisi ini, seharusnya pihak dapur tidak mengevaluasi dan ambil pelajaran dari kasus yang telah terjadi, karena berulang-ulang.
Sementara pihak sekolah juga seringkali mengajukan pindah dapur MBG akan tetapi dipersulit oleh pihak korban SPPG Pringgebaya dengan alasan yang kurang jelas.
“Kalau dilihat ini kejadian yang ketiga kalinya dapur MBG Pohgading 3 menyajikan yang basi, sehingga perlu mendapatkan perhatian BGN,” kata sejumlah guru dan orang tua wali murid.
Sementara Kepala SPPG Pohgading 3 Mustika Silvia dan Korcam SPPG Pringgebaya Ahmad Pinda saat dikonfirmasi melalui telpon belum memberikan penjelasan.(GL)








