Gledeknews, Lombok Timur – Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin bersama Ketua DPRD Lombok Timur Muhammad Yusri upacara penutupan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026, yang digelar di Lapangan Suralaga, Kamis (21/5).
Dalam upacara penutupan TMMD ke 128. Komandan Korem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Panglima Kodam IX/Udayana.
Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa TMMD dengan tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” telah berhasil mengakselerasi pembangunan daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.
Empat satuan tugas TMMD yang tersebar di Kabupaten Ende, Sumba Barat Daya, Lombok Timur, dan Karangasem dilaporkan telah menuntaskan seluruh target program, baik fisik maupun nonfisik. Pangdam IX/Udayana selaku Pengendali Kegiatan Operasional (PKO) juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan seluruh pihak yang telah bersinergi menyukseskan program tersebut.
Di Lombok Timur sendiri, capaian program TMMD meliputi pengerjaan fisik berupa perabatan jalan usaha tani sepanjang 60 meter dan pentalutan jalan sepanjang 1.130 meter. Selain itu, terdapat pula capaian tambahan berupa rehabilitasi dua unit rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan empat unit sumur bor, tower air, serta perbaikan fasilitas MCK dan tempat wudhu.
Tidak hanya itu, kegiatan nonfisik juga berjalan maksimal, mulai dari penyuluhan wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, penanggulangan bencana, hingga edukasi hidup sehat. Satgas TMMD juga melaksanakan pelayanan kesehatan, kegiatan posyandu, pencegahan stunting, hingga penghijauan dengan penanaman 1.000 pohon.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut didukung oleh 150 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat Desa Paok Lombok.
Dalam kesempatan itu, pihak TNI juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat sikap maupun tutur kata yang kurang berkenan. Mereka berharap sinergi dan komunikasi yang telah terbangun dapat terus terjaga sebagai modal pembangunan ke depan.
Keberhasilan TMMD ke-128 ini kembali menegaskan bahwa kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.(*)








