Gledeknews, Lombok Timur – Anggota DPRD Lombok Timur, Murnan menyebut kalau kasus OTT yang terjadi di Kabupaten Lombok Barat yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi warning bagi pemerintahan di Kabupaten Lombok Timur (Lotim).
“Kasus OTT di Lobar jadi warning kita di Lotim,” terang Murnan di kantornya, Selasa (28/7).
Mantan Ketua DPRD Lotim ini mengatakan KPK juga sudah sering memberikan arahan kepada eksekutif dan legislatif di Lotim untuk menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya.
Dengan tidak melakukan tindakan atau pelanggaran yang dapat berimplikasi berurusan dengan hukum kedepannya.
“Kuncinya ikuti arahan KPK saja,” pintanya seraya menegaskan apa yang disampaikan KPK harus dipedomani.
Murnan juga menambahkan agar kita terus meningkatkan hasil survey dengan melakukan pengelolaan keuangan yang baik dan sesuai dengan regulasi yang ada.
“Pemerintah pusat menjadi pedoman yang kita di daerah,” tandasnya.(GL)





