Gledeknews, Lombok Timur – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarnat) Lombok Timur mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat untuk menghentikan segala bentuk aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di tengah kondisi cuaca panas dan angin kencang.
Kepala Dinas Damkarnat Lombok Timur (Lotim, Widayat, menegaskan bahwa pencegahan menjadi langkah paling efektif dalam menekan angka kejadian kebakaran yang kerap meningkat pada musim kemarau.
“Kesadaran masyarakat adalah kunci utama. Kami mengimbau agar tidak melakukan pembakaran sembarangan, baik itu sampah, semak maupun membuka lahan dengan cara dibakar,” tegas Widayat kepada media ini, Sabtu (3/10).
Dikatakannya, dalam imbauan resmi yang disosialisasikan, Damkarnat Lotim menyoroti sejumlah tindakan yang harus dihindari, seperti membuang puntung rokok di area rawan terbakar serta melakukan pembakaran untuk membersihkan lahan.
Selain itu, masyarakat juga diminta aktif menjaga lingkungan sekitar dengan membersihkan material mudah terbakar seperti rumput kering dan daun.
Ia juga mengingatkan, apabila aktivitas yang berpotensi menimbulkan api tidak dapat dihindari, masyarakat diminta melakukannya dengan sangat hati-hati, tidak saat angin kencang, serta menyiapkan alat pemadam sederhana.
“Pastikan api benar-benar padam dan tidak menyisakan bara. Hal kecil seperti ini sering dianggap sepele, padahal bisa memicu kebakaran besar,” ujarnya.
Selain upaya pencegahan, Damkar juga memberikan panduan kepada masyarakat jika terjadi kebakaran. Di antaranya tetap tenang, segera menjauh dari lokasi, serta memberikan informasi kepada warga sekitar untuk melakukan evakuasi.
Masyarakat juga diminta segera menghubungi petugas pemadam kebakaran melalui call center yang tersedia agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin. Widayat menekankan pentingnya tidak menghalangi akses kendaraan pemadam menuju lokasi kejadian.
“Jangan memaksakan diri memadamkan api jika sudah membesar. Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama,” katanya.
Ia berharap, melalui imbauan ini, masyarakat dapat lebih peduli dan berperan aktif dalam mencegah kebakaran. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan lingkungan, harta benda, serta nyawa.
“Ini tanggung jawab bersama. Hutan dan lahan adalah sahabat kita, mari kita jaga bersama,” pungkasnya.(GL)








