Gledeknews, Lombok Timur – Pihak Legislatif mengingatkan Eksekutif agar asumsi alokasi belanja masing-masing perangkat daerah diarahkan untuk program kegiatan yang secara langsung menyangkut kebutuhan dasar dan urusan wajib, penyediaan infrastruktur yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Hal ini disampaikan anggota Badan Anggaran DPRD Lombok Timur (Lotim) Hj. Nirmala Rahayu Luk Santi dalam laporannya, Jumat (28/8).
“Kita ingatkan eksekutif agar alokasi belanja daerah dipergunakan dengan sebaik-baiknya,” terangnya.
Selain itu, Luk Santi juga mengingatkan agar asumsi alokasi belanja masing-masing perangkat daerah diarahkan untuk program kegiatan yang secara langsung menyangkut kebutuhan dasar dan urusan wajib.
Seperti penyediaan infrastruktur yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Begitu juga asumsi target penerimaan daerah dari pendapatan asli daerah (PAD) disesuaikan dengan mengoptimalkan sumber penerimaan daerah, baik melalui ekstensifikasi maupun intensifikasi penerimaan daerah.
Banggar juga meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi dan pengendalian secara berkala terhadap pelaksanaan pembangunan dan realisasi anggaran pembangunan guna memastikan pencapaian target makro, pendapatan dan belanja.
“Diharapkan pula agar pada sisa tahun anggaran 2026 ini, pelaksanaan pembangunan baik fisik maupun non fisik dapat segera direalisasikan sehingga dapat segera dinikmati masyarakat,” pintanya.(GL)








