Gledeknews, Lombok Timur – Keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan di Puskesmas Korleko, Kecamatan Labuan Haji, Lombok Timur mencuat ke publik. Sejumlah warga menyebut salah satu dokter di puskesmas tersebut hampir dua bulan tidak bertugas dan diduga berada di luar negeri.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, Lalu Aries Fahrozi, mengaku masih akan melakukan pengecekan lebih lanjut terkait informasi tersebut.
“Saya cek dulu ya,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi, Kamis (16/4).
Sementara itu, KTU Puskesmas Korleko, Rauhul Jannah, memberikan klarifikasi atas isu yang berkembang di masyarakat.
Ia tegaskan bahwa pelayanan kesehatan di puskesmas tetap berjalan normal setiap hari, kecuali hari Minggu. Menurutnya, saat ini terdapat tiga dokter yang bertugas, dengan satu di antaranya sedang mengambil cuti.
“Dokternya tetap ada setiap hari memberikan pelayanan. Memang ada satu yang cuti, tapi pelayanan tetap berjalan,” jelasnya.
Ia juga membantah anggapan bahwa pelayanan kesehatan terganggu akibat absennya dokter. Ia memastikan layanan tetap tersedia sesuai jam operasional, bahkan pelayanan dasar tetap berjalan setiap hari.
“Iya tetap berjalan, pelayanan tidak ditinggalkan. Kami tetap melayani masyarakat seperti biasa,” tegasnya.
Terkait dokter yang sedang cuti, pihaknya menyebut hal tersebut merupakan hak pegawai yang harus diberikan sesuai ketentuan. Ia juga menegaskan bahwa urusan pribadi tenaga medis di luar jam kerja bukan menjadi ranah institusi.
“Yang bersangkutan hanya mengambil hak cuti. Biasanya maksimal dua minggu. Soal aktivitas pribadi, itu di luar kewenangan kami,” ujarnya.
Pihak puskesmas berharap masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi dan tidak menimbulkan asumsi yang keliru terkait pelayanan kesehatan.
“Jangan sampai masyarakat berasumsi yang tidak-tidak,” pungkasnya. (*)








