GledekNews-Lotim. Kepala Dinas Sosial Lombok Timur, H.Ahmad mengakui kalau daging sapi yang tak layak komsumsi dan sempat viral merupakan program Bantuan Pangan Sosial (BPS) atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari pemerintah pusat.
Pernyataan itu disampaikan Kadis Sosial Lotim kepada pihak Yayasan Server Indonesia maupun awak media di ruang kerjanya,Selasa (17|11).
“Kami akui kalau daging sapi yang tak layak komsumsi dan viral itu merupakan program BPNT,” tegasnya.
Ia menjelaskan dirinya mengetahui setelah pendamping, agent, supplier kami panggil untuk memberikan penjelasan terhadap masalah daging sapi yang bermasalah itu.
Karena sebelumnya pihaknya hanya mengetahui kalau daging yang ada di BPNT itu adalah daging ayam dan tidak ada daging sapi.
“Pihak-pihak yang kami panggil mengakui kalau itu daging sapi program BPNT, tapi mereka sudah menggantinya dengan daging yang bagus,” ujarnya.(Jal)








