Gledeknews, Lombok Timur – Bupati Lombok Timur (Lotim) H. Haerul Warisin melapor ke menteri koordinator bidang politik hukum dan keamanan (polhutkam) mengenai masalah kasus karhutla yang terjadi di Lotim melalui daring, Senin (10/8).
Dalam laporannya Bupati mengatakan Sampai dengan saat ini telah terjadi dua kasus kebakaran yaitu pada Mei dan awal Agustus. Akan tetapi keduanya telah berhasil dikendalikan dalam waktu relatif singkat.
“Kebakaran yang terjadi di kawasan TNGR dan Sembalun telah berhasil kita padamkan akan tapi tetap waspada,” terangnya.
Menurutnya posisi wilayah TNGR tidak saja sebagai kawasan wisata lokal, dengan kunjungan yang tinggi, TNGR selalu menarik perhatian internasional.
Karena Isu mancanegara yang kami khawatirkan karena TNGR adalah objek wisata internasional. Sehingga kalau ini tidak kita perhatikan dari sisi-sisi lainnya.
“Isu internasional yang kami khawatirkan,sehingga harus ditangani dengan cepat” terangnya seraya meminta ke pemerintah pusat untuk menambah sarana dan prasarana pendukung keselamatan hingga pencegahan karhutla.(GL)





