Gledeknews, Lombok Timur – Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin dan Wakil Bupati Lombok Timur (Lotim) HM. Edwin Hadiwijaya mengaku sama-sama kecewa dengan kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) yang menutup sementara ratusan dapur MBG atau SPPG di Lotim, karena tersangkut masalah IPAL dan SLHS.
“Kita kecewa atas penutupan dapur MBG di Lotim,” tegas Bupati Lotim dalam kegiatan Musrembang RPJMD di Ballroom kantor Bupati Lotim, Kamis (9/4).
Menurutnya dengan penutupan ini berdampak pada anak didik dan pekerja. Karena ada cara lain untuk menyelesaikan masalah ini tanpa harus menutup dapur.
“Jangan karena masalah IPAL dapur MBG ditutup,” keluhnya seraya mengatakan banyak pihak yang dirugikan akibat penutupan dapur tersebut.
Hal yang sama dikatakan Wakil Bupati Lotim HM. Edwin Hadiwijaya mengungkapkan kekecewaannya terhadap kebijakan BGN yang melakukan penutupan sementara ratusan dapur MBG di Lotim karena masalah IPAL dan SLHS.
“Kita kecewa banyak dapur MBG ditutup,tapi dapur MBG yang bermasalah hendaknya hendaknya segera berbenah agar cepat beroperasi,” tandasnya.(GL)








