Gledeknews, Lombok Timur – Publik dibuat tercengang dengan beredar surat resmi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur kepada pihak luar atau swasta yang intinya meminta infaq dan shadaqah.
Sementara pada sisi lainnya saat ini Pemkab Lombok Timur (Lotim) tengah menggelontorkan bantuan sosial senilai Rp.30 Milyar dengan sasaran ratusan ribu orang pakir miskin di 21 kecamatan dan 254 desa/kelurahan.
Kemudian atas beredarnya surat tersebut tentunya ditanggapi serius kalangan aktivis pergerakan di Bumi Patuh Karya ini.
“Heran kita Pemkab Lotim sedang salurkan bansos tapi pada sisi lain beredar surat Pemkab Lotim minta infaq/shadaqah kepada pihak luar,” kata Aktivis Lotim, Yustika Mukmin, Minggu (15/3).
Menurutnya, Seharusnya Pemkab Lotim fokus untuk menyalurkan bansos itu agar tepat sasaran bukan malah mencari infaq/shadaqah kepada pihak. Karena ini Pemkab yang minta tentunya ini menjadi pertanyaan publik.
“Seharusnya pemkab Lotim fokus dengan pembagian bansos itu bukan malah sibuk lagi mencari sumbangan,” ujarnya seraya mengatakan kalau seperti ini marwah Pemkab kurang bagus dipandang nantinya.
Hal yang sama dikatakan aktivis Lotim lainnya dengan menegaskan bahwa Pemkab Lotim itu pemberi bantuan bukan malah meminta bantuan kepada pihak swasta dengan alasan kepentingan masyarakat
“K.alau pihak lembaga sosial minta sumbangan infaq dan shadaqah wajar tapi ini Pemkab Lotim meminta sumbangan itu yang tidak wajar,” tukasnya.(GL)








