Gledeknews, Lombok Timur – Bupati Lombok Timur H.Haerul Warisin menyebut potensi kerugian akibat serangan siber nasional yang mencapai sekitar Rp. 111 triliun pada tahun 2026, hal ini sebagaimana proyeksi bank Indonesia.
Hal ini dikatakan Bupati Lotim dalam sambutannya saat membuka acara Lombok Timur (Lotim) Cyber Security Seminar 2026 di pendopo Bupati Lotim, Rabu (7/10).
“Potensi kerugian mencapai ratusan triliyun,” tegasnya.
Ia mengatakan ancaman penipuan digital seperti modus jual beli online, dan penyebaran file APK fiktif. Untuk itulah keamanan siber merupakan tanggung jawab bersama.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, akademisi, dan instansi pemerintah untuk membangun budaya responsif terhadap ancaman siber,” tandasnya.(GL)








