Gledeknews, Lombok Timur – Seorang adik yang menjadi koordinator aksi, Haeril Qodri melakukan aksi dengan mendemo kakaknya Asikin, yang menjadi Kepala Desa Waringin, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, pada Selasa (23/12). Aksi dilakukan bersama dengan pemuda dan warga Desa Waringin mengangkat berbagai isu yang menjadi sorotan publik.
Diantaranya masalah dana desa, persoalan BPD, pengangkatan perangkat desa dari keluarga Kepala Desa (Kades) dan permasalahan lainnya.
Aksi sempat tegang dimana salah seorang pendukung Kades mendatangi pendemo dengan sempat mengeluarkan kata keras, sehingga menyebabkan aksi sempat memanas. Namun untung aparat keamanan cepat sigap dengan berusaha mengamankan pendukung Kades masuk ke dalam.
“Kami minta transparan kades dalam penggunaan dana desa, dugaan nepotisme pengangkatan perangkat desa maupun lainnya,” kata orator aksi Haeril Qodri dalam orasinya.
Sementara setelah puas menyampaikan orasi massa aksi diterima Kades Waringin, Asikin, bersama perangkatnya dan Camat Suralaga Nurhilal.
Dalam penjelasan Kades Waringin tegaskan merima segala masukan dan kritikan yang disampaikan massa aksi untuk kemajuan desa depannya.
Namun begitu terhadap masalah penggunaan dana desa tentunya dilakukan sesuai dengan prosedur yang ada, karena setiap tahun ada pertanggungjawabannya.
Begitu juga mengenai anaknya menjadi perangkat desa tidak menampik tapi tentunya melalui aturan dan mekanisme yang ada
“Yang jelas apapun tuntutan yang disampaikan kami terima untuk menjadi bahan evaluasi kedepannya,” tegasnya.
Sementara Camat Suralaga Nurhilal dalam penyampaiannya meminta kepada semua pihak yang ada di desa Waringin untuk menjaga kondusivitas.
“Kalau ada persoalan silahkan diselesaikan dengan duduk bersama,” tegasnya.(GL)








