GledekNews-Loteng. Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Hj. Siti Rohmi Djalilah hari ini Kamis (14|1) meresmikan Penataan Destinasi Desa Wisata dan Lapak Desa di Desa Penujak Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah
Wakil Gubernur NTB Hajjah Siti Rohmi Djalilah mengatakan, bahwa peresmian lapak desa wisata ini di harapkan dapat memberikan perekonomian warga setempat menjadi lebih baik, terlebih di masa pandemi Covid-19 saat ini. Selain itu, dengan sudah diresmikannya, masyarakat dapat kompak dan bersatu untuk membangun lapak tersebut
“Semoga masyarakat bisa bersatu dan kompak untuk memajukan lapak tersebut,” Ucap Wagub pada saat peresmian Lapak di Desa Penujak
lanjut Rohmi, nanti kedepannya lapak tersebut menjadi impian untuk dikunjungi dari berbagai belahan dunia. Selain itu, keberaihan di Desa tersebut juga harus dijaga
“Jaga kebersihan desa agar tetap sehat dan bersih, hijau,” Jelasnya
“Saya liat Desa ini bersih, dan harus tetap bersih,” Lanjut Rohmi
Selain itu, kebersihan sungai juga harus diperhatikan agar nantinya tempat angkringan tersebut semakin berkembang dan semakin banyak yang dapat berjualan.
“Saya percaya kepada masyarakat apa yang sudah dibantu agar dapat dikembangkan semakin maju,”
“Kalau kita mau memajukan desa wisata kita harus kompak,” Ujarnya
Sebelumnya, Wagub juga sudah melakukan kunjungan di Desa tersebut namun tidak seperti saat ini
“Saya sangat berbahagia dengan apa yang sudah dilakukan dan sekarang jauh lebih tertata,” Katanya
Kepala Desa Penujak Lalu Suharto mengatakan, bahwa sangat berterima kasih kepada pihak terkait yang telah menjadikan Desa Penujak menjadi salah satu Desa Wisata. Selain itu, desa tersebut juga merupakan yang tertua diantara desa yang ada di Loteng
“Ini adalah salah satu desa paling tua,” Ucap Kades
Ia juga menjelaskan bahwa terdapat tujuh lokal tempat berdagang yang sudah di resmikan oleh Wakil Gubernur. Dimana tujuh lokal tersebut berada di satu lokasi
Lanjut Suharto, sebelum dijadikan tempat wisata, dulunya tempat tersebut sebagai saluran tempat jual beli yang kecil. Namun selang beberapa waktu, langsung dibuatkan tempat untuk menjual aneka makanan khas dan geranah hasil karya pengrajin yang ada di desa oleh Dinas Perdagangan Provinsi
“Disini akan menjadi Wisata kuliner dengan makanan khas sasak dan gerabah,” Jelasnya
Kita berharap, nantinya lokasi ini dapat dikembangkan sampai dengan utara jalan, dan tersebar di Dusun yang ada di Desa Penujak (dha)








