Gledeknews, Lombok Timur – Seorang pendaki asal Brazil Juliani terjatuh saat mendaki ke gunung Rinjani tepatnya di Cemara nunggal, Sabtu (21/6) sekitar pukul 10.30 Wita.
Sementara saat ini tim SAR gabung sudah berangkat untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap korban.
Berdasarkan data yang berhasil menyebutkan korban berangkat bersama dengan enam orang melalui kantor TNGR Sembalun menuju pelawangan Sembalun. Setelah itu Sabtu dinihari korban bersama temannya dengan didampingi seorang guide.
Namun saat perjalanan menuju puncak gunung Rinjani dalam perjalanannya di cemara nunggal Gunung Rinjani korban mengalami kelelahan sehingga disarankan istirahat.
Sementara lima orang teman korban melanjutkan perjalanan,akan tapi setelah lama ditunggu korban tak kunjung datang. Maka membuat guide kembali kebawah tempat korban beristirahat.
Akan tapi tidak menemukan korban di tempat beristirahatnya,kemudian saat dilakukan pencarian guide melihat cahaya senter korban di bawah tebing dengan kedalaman sekitar 200 meter kearah danau segara anak.
Kemudian guide merasa curiga bahwa cahaya senter tersebut adalah milik korban dan guide memastikan bahwa benar itu adalah korban. Setelah itu guide menghubungi TO dan petugas untuk mendapatkan pertolongan.
Kapolsek Sembalun melalui Kasi Humas Polres Lotim AKP Nicolas Oesman saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan kasus terjatuhnya wisatawan asing asal brazil saat mendaki gunung Rinjani.
“Saat ini tim melakukan evakuasi terhadap korban,” tandasnya.(GL)








