Gledeknews, Mataram – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nusa Tenggara Barat (NTB) dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Wahyu Apriawan Riski, menyoroti dan pertanyakan kepada pemerintah Provinsi NTB, terkait kepastian dan kesiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) di NTB.
Pasal sampai dengan saat ini, NTB yang di jadwalkan sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan PON yang akan dijadwalkan 2028 belum ada kejelasan. Terlebih lagi saat ini pemerintah pusat melakukan efesiensi anggaran.
Demikian dikatakan Wahyu Apriawan Riski, Anggota DPRD NTB Fraksi PKB, dalam rilis tertulis diterima media, (03/4). “Sampai saat ini kami belum mendapatkan kepastian pelaksanaan PON dan kami NTB sebagai tuan rumah. Kami sudah tanyakan lebih dari awal, tapi belum menemukan titik temu,” ungkap Wahyu.
Lebih jauh dikatakan Wahyu, terlebih lagi pemerintah pusat banyak melakukan efisiensi terkait anggaran. Sehingga tentu pemerintah pusat tidak akan memberikan sokongan dana lebih untuk pemerintah daerah terkait pelaksanaan PON.
Sehingga pihaknya, mendesak pemerintah daerah untuk memberikan kepastian terkait kesiapan pemerintah daerah sebagai tuan rumah PON di tahun 2028. “Pelaksanaan berskala nasional tentu saja membutuhkan anggaran yang cukup besar dan butuh persiapan yang panjang,” ungkapnya.
Wahyu juga mengingatkan dan mengajak agar pemerintah daerah bisa belajar dari pelaksanaan PON yang kemarin, agar bisa lebih maksimal nanti dalam persiapan.
Ia juga meminta dan mendesak Gubernur NTB, agar bisa memberikan kepastian terkait dengan kesiapan sebagai tuan rumah PON, kerena ini event Nasional dan butuh anggaran besar dan waktu persiapan panjang. Akan tetapi kalau tidak siap, maka segera disampikan, agar ada kejelasan dan kepastian.
“Ini butuh anggaran yang cukup besar dan persiapan cukup waktu yang panjang. Tapi jikapun pemerintah NTB tidak siap maka nyatakan tidak siap,” tandasnya.(GL)








