Gledeknews, Lombok Timur – Aksi kejahatan jalanan kembali meresahkan warga. Seorang perempuan berinisial R menjadi korban pelecehan seksual berupa begal payudara saat melintas di jalan raya Desa Karang Baru, Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur, Senin (4/5) sekitar pukul 19.00 Wita.
Peristiwa itu terjadi ketika korban tengah berkendara sepeda motor bersama temannya. Tepat di sekitar jembatan perbatasan Desa Kembang Kerang Daya dan Desa Karang Baru, tiba-tiba seorang pria yang juga mengendarai sepeda motor mendekat dari arah belakang dan langsung melakukan aksi pelecehan.
“Kejadiannya sangat cepat. Tiba-tiba dari belakang ada yang pakai motor memegang payudara saya,” ungkap korban R dengan nada trauma.
Korban mengaku tidak sempat mengenali pelaku maupun kendaraan yang digunakan secara jelas. Ia hanya menduga pelaku menggunakan sepeda motor seperti PCX atau NMAX. Kondisi saat itu yang gelap serta kurang penerangan membuat korban kesulitan mengidentifikasi pelaku.
Usai kejadian, korban hanya bisa berteriak meminta pertolongan. Namun, jalan yang relatif sepi membuat tidak ada pengendara lain yang berhenti membantu. Pelaku pun langsung melarikan diri dengan kecepatan tinggi.
“Saya hanya bisa teriak minta tolong. Tapi tidak ada yang berhenti. Dia langsung kabur ngebut,” tuturnya.
Karena kondisi psikologis korban yang terguncang, rekannya yang semula dibonceng kemudian mengambil alih kendali kendaraan. R mengaku hingga kini masih merasakan trauma akibat peristiwa tersebut.
Ia keluhkan kondisi jalan yang gelap dan minim fasilitas keamanan sebagai faktor yang memperbesar risiko terjadinya kejahatan. Korban berharap pemerintah maupun pihak terkait dapat menambah penerangan jalan serta memasang kamera pengawas (CCTV) di titik-titik rawan.
“Saya berharap ada lampu penerang dan CCTV di lokasi itu, supaya kejadian seperti ini tidak terulang dan pelaku bisa ditangkap,” ujarnya.
Kapolsek Wanasaba Iptu M. Ikhsan sampai berita ini diturunkan belum memberikan penjelasan.(GL)





