Gledeknews, Lombok – Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Lotim, Amrul Jihadi menegaskan bahwa tiga tahun terakhir ini Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lombok Timur anjlok, apalagi tidak memenuhi target PAD setiap tahunnya.
“Tiga tahun terakhir ini PAD Lotim Anjlok dan ini jadi masalah,” tegas Amrul kepada media ini, pada Kamis (7|3).
Begitu juga lanjut Amrul Jihadi, pihaknya sering mengingatkan Pemkab Lotim dalam kegiatan rapat-rapat kerja eksekutif dan legislatif berbagai masalah yang menjadi beban daerah.
Seperti soal tenaga Honda dan sudah ada kesepakatan oleh Pemkab untuk dilakukan penyetopan.
Tapi dalam perjalannya, Pemkab Lotim terus keluarkan SK tenaga Honda baru. Padahal kondisi PAD Lotim selama 3 tahun belakangan kondisinya anjlok, yang kemudian berdampak kepada pembayaran tertunda.
“Kita terus mengingatkan dan mewanti-wanti terkait dengan penerbitan SK baru saat itu. Karena adanya kekurangan anggaran pemda dalam 3 tahun terakhir ini,” ujarnya
Politisi Partai Demokrat ini menambahkan sekarang terbukti kalo kita itu terkendala membayar dan hutang jatuh tempo juga cukup tinggi beberapa tahun ini.
Maka atas masalah itu pihaknya meminta Pemkab Lotim untuk bisa bertanggungjawab dan bisa menyelesaikan persoalan tersebut.
“Kita tuntut Pemkab agar bertanggungjawab terhadap honorarium pegawai Honda, jangan sampai selalu terlambat. Karena kasian mereka bekerja dengan beban kerja yang cukup berat tanpa dibarengi operasional kerja yang memadai dan tepat waktu,” tambah Amrul Jihadi.(GL)








