Gledeknews, Lombok Timur – Memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan yang penuh berkah, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lombok Timur Selong Rakam 2 menggelar rangkaian kegiatan sosial yang memadukan aksi kepedulian di jalanan dengan penguatan silaturahmi lintas sektor.
Kegiatan tersebut berlangsung Senin (16/3), di sekitar gedung SPPG Selong Rakam 2 dan diikuti oleh berbagai unsur yang terlibat dalam program pemenuhan gizi. Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi antara mitra yayasan, relawan, serta jajaran pengelola SPPG Selong Rakam 2.
Sinergi tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam mendukung keberlangsungan program pelayanan gizi bagi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Acara tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan yang terlibat langsung dalam pengawasan serta pelaksanaan program gizi di daerah. Di antaranya Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Lombok Timur, Kapok/Korcam Selong, pihak yayasan dan mitra, PIC sekolah, PIC posyandu, hingga relawan yang selama ini menjadi ujung tombak operasional di lapangan.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan aksi sosial berbagi ratusan paket takjil gratis kepada masyarakat. Para relawan SPPG membagikan takjil kepada pengendara roda dua, sopir angkutan umum, serta warga sekitar yang melintas di depan gedung SPPG Selong Rakam 2 menjelang waktu berbuka puasa.
Kepala SPPG Lombok Timur Selong Rakam 2, Deni Kurnia, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat hubungan antara lembaga pelayanan gizi dengan masyarakat sekitar.
“Kita berbagai dan membantu warga yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan di bulan Ramadhan,”
Setelah kegiatan berbagi takjil, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang dihadiri seluruh undangan. Momen tersebut dimanfaatkan sebagai ruang diskusi santai namun strategis untuk menyelaraskan berbagai program pemenuhan gizi dari tingkat pusat hingga tingkat kecamatan.
Melalui pertemuan tersebut, tambahnya, seluruh pihak sepakat untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam menjalankan program pelayanan gizi secara lebih efektif.
“Sinergi antara yayasan, mitra, relawan, serta pengawasan dari pihak terkait diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Lombok Timur,” pungkasnya.(GL)








