GledekNews.com
Jumat, September 11, 2026
  • Login
  • Register
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB
No Result
View All Result
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB
No Result
View All Result
GledekNews.com
No Result
View All Result
Home BERITA

SPPG di Lotim, Keluhkan Kelangkaan dan Kenaikan Harga Menu Kering di Program MBG

gledek by gledek
19/01/2026
in BERITA, EKONOMI, KESEHATAN, Lombok Timur, PENDIDIKAN
0
SPPG di Lotim, Keluhkan Kelangkaan dan Kenaikan Harga Menu Kering di Program MBG
1000
SHARES
1000
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Gledeknews, Lombok Timur – Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Lombok Timur mengeluhkan sulitnya mendapatkan bahan baku, khususnya produk susu kemasan kotak untuk menu kering yang menjadi salah satu menu dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

ADVERTISEMENT

Keluhan tersebut disampaikan sejumlah Kepala SPPG saat dimintai keterangan oleh media di beberapa lokasi. Sejumlah Ketua SPPG di wilayah Suralaga, Sakra dan Masbagik mengungkapkan, kesulitan mendapatkan susu kotak baru dirasakan dalam beberapa waktu terakhir. Padahal sebelumnya, ketersediaan susu kemasan masih relatif lancar.

RELATED POSTS

Habis Pesta Miras, Dua Kelompok Pemuda di Lotim Berkelahi

Eksekutif dan Legislatif Mulai Bahas KUA PPAS APBD Perubahan 2026

“Sekarang ini susah sekali kita dapatkan susu kotak kemasan. Awalnya tidak seperti ini. Kami juga tidak tahu apakah memang dari perusahaannya yang mulai membatasi distribusi,” ujar sejumlah Kepala SPPG yang enggan disebutkan namanya beberapa hari yang lalu. Senin (19/1).

Tak hanya sulit didapatkan, harga susu kotak dari para suplayer juga dilaporkan mengalami kenaikan. Hal ini di ungkapkan sejulah SPPG di Selong dan Sukamulia, tidak terkecuali keluhan dari para mitra suplayer keluhkan harga tersebut. Sehingga kondisi tersebut berdampak langsung pada penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dilakukan oleh dapur MBG SPPG masing-masing.

“Kami terkendala ketersediaan bahan baku. Biasanya kami sudah membuat simulasi menu atau master menu yang kemudian diserahkan ke suplayer. Namun sering kali saat hari pelaksanaan, bahan bakunya tidak tersedia,” jelasnya.

Menurutnya, persoalan lain yang kerap muncul adalah ketidaksesuaian harga dengan anggaran yang telah ditetapkan. Meskipun bahan baku tersedia, harga yang ditawarkan sering kali jauh di atas batas anggaran MBG.

“Dengan anggaran Rp8.000 untuk porsi kecil sampai Rp10.000 per porsi, posisinya jadi sangat berat. Kadang selisih harganya terlalu jauh,” keluhnya.

Kondisi tersebut berdampak pada porsi dan variasi menu yang diterima oleh penerima manfaat. Tak jarang, masyarakat mempertanyakan jumlah dan kualitas makanan yang diberikan.

“Makanya bisa dilihat, porsi MBG ini jadi sangat terbatas sesuai dengan biaya yang ada. Penerima manfaat juga bertanya kenapa hanya segini yang didapatkan,” ungkapnya.

Pihak SPPG juga mengaku telah dan kesepakan untuk melakukan survei pasar di wilayah masing-masing guna mencari alternatif suplayer. Selain itu, pihaknya sudah mengikuti rapat koordinasi dengan Satgas Pangan Lombok Timur juga pernah dilakukan untuk membahas kebutuhan bahan pangan dapur MBG.

“Kami pernah mengikuti rapat koordinasi dengan Satgas Pangan terkait kebutuhan bahan pangan MBG,” katanya.

Untuk menu basah, pihak SPPG menilai ketersediaan bahan pangan masih relatif aman dan stabil. Namun, kesulitan paling besar saat ini terjadi pada penyediaan bahan baku untuk menu kering, khususnya susu kemasan.

“Alhamdulillah bahan menu basah masih stabil. Tapi untuk membangun menu kering, khususnya susu kotak, memang cukup susah saat ini,” pungkasnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak dinas terkait belum memberikan pernyataan resmi terkait kelangkaan dan kenaikan harga bahan baku menu kering program MBG di Lombok Timur.(GL)

Share400SendShareTweet250Share100
ADVERTISEMENT
gledek

gledek

Related Posts

Habis Pesta Miras, Dua Kelompok Pemuda di Lotim Berkelahi

Habis Pesta Miras, Dua Kelompok Pemuda di Lotim Berkelahi

by gledek
11/09/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Dua kelompok pemuda dari kecamatan yang berbeda yakni Selong dan Pringgasela terlibat perkelahian di wilayah desa...

Eksekutif dan Legislatif Mulai Bahas KUA PPAS APBD Perubahan 2026

Eksekutif dan Legislatif Mulai Bahas KUA PPAS APBD Perubahan 2026

by gledek
10/09/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Pihak eksekutif dan legislatif Lombok Timur (Lotim) mulai membahas Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan...

Fantastis Anggaran Rehabilitasi Masjid Agung Al Mujahidin Rp 50 Milyar

Fantastis Anggaran Rehabilitasi Masjid Agung Al Mujahidin Rp 50 Milyar

by gledek
10/09/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Pelaksanaan Sub Kegiatan Tahun Jamak yaitu rehabilitasi Masjid Agung Al-Mujahidin Selong mencapai Rp 50 Milyar. Direncanakan...

Bupati Lotim Minta Pengurus Ahli Gizi Mampu Edukasi Masyarakat 

Bupati Lotim Minta Pengurus Ahli Gizi Mampu Edukasi Masyarakat 

by gledek
09/09/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menghadiri pelantikan pengurus Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Lombok Timur...

Gawe Inan Duwe Jadi Ikon Budaya dan Wisata Desa Loyok

Gawe Inan Duwe Jadi Ikon Budaya dan Wisata Desa Loyok

by gledek
09/09/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur – Tradisi budaya Gawe Inan Duwe kembali digelar di Desa Loyok, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, yang...

RECOMMENDED

Habis Pesta Miras, Dua Kelompok Pemuda di Lotim Berkelahi

Habis Pesta Miras, Dua Kelompok Pemuda di Lotim Berkelahi

11/09/2026
Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid-19, di Mana Tanggung Jawab Negara?

Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid-19, di Mana Tanggung Jawab Negara?

10/09/2026
  • 52.2M Fans
  • 136 Followers
  • 26.7k Followers
  • 206k Subscribers
  • 620 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Pemuda dan Mahasiswa Lotim Serukan Masyarakat Jangan Menabung di BNI 

    Pemuda dan Mahasiswa Lotim Serukan Masyarakat Jangan Menabung di BNI 

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Putra Sasak Jabat Kapolda NTB 

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Dibentak Para Kades, Dua Komisioner Bawaslu Lotim Keringat Dingin ‎

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Pelaku UMKM Internet RT/RW Tidak Bisa Dipidana Karena Ranah Perdata

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Dianggap Kurang Elok Pj Bupati Lotim Tugaskan Alumni IPDN Jadi Kepala Pasar‎

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
GledekNews.com




Jl. Mawar No. 7

Komplek Rumah Sehat, Lingkungan Kampung Baru

Kelurahan Majidi, Kecamatan Selong (83619)

Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia

+62 81918199111





September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Agu    

Kategori

Advetorial BERITA Bima DESA Editorial EKONOMI GLEDEK NTB HIBURAN HUKUM Jakarta KESEHATAN Lombok Barat Lombok Tengah Lombok Timur Lombok Utara Mataram Musik NASIONAL NEWS OLAHRAGA OPINI PEMERINTAHAN PEMILU PEMUDA PENDIDIKAN PERTANIAN PILKADA POLITIK SOSOK SUMBAWA WISATA
Facebook Twitter RSS

© 2021 GledekNews – TIM IT Gledeknews gledeknews.

  • About
  • Contact
  • GledekTV
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Sitemap
No Result
View All Result
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB

© 2021 GledekNews - TIM IT Gledeknews gledeknews.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In