Gledeknews, Lombok Timur – Aksi penolakan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pantai Selatan di Lombok Timur (Lotim), terus terjadi ditengah-tengah masyarakat sejak mulai proyek tersebut dikerjakan. Bahkan penolakan proyek SPAM dengan nilai pagu anggaran mencapai ratusan milyar tersebut samakin meluas.
Sementara sebelumnya aksi penolakan proyek SPAM Pantai Selatan tersebut terpusat di wilayah Desa Kotaraja, Kecamatan Sikur. Lokasi ini tempat terpusat pembangunan Instalasi Pengelolaan Air (IPA) dan tempat diambilkan sumber mata air yang akan dialirkan ke wilayah Selatan.
Dengan masyarakat yang melakukan penolakan tidak saja di berasal di wilayah Kecamatan Sikur. Akan tapi diluar wilayah Kecamatan Sikur datang untuk melakukan penolakan tersebut, karena dikhawatirkan akan merugikan masyarakat nantinya.
Kemudian belakangan ini aksi penolakan beralih ke wilayah Lendang Nangka Utara, Kecamatan Masbagik dengan penolakan semakin keras. Bahkan dampak dari aksi penolakan tersebut berujung pada terjadinya aksi pembakaran tumpukan pipa proyek SPAM di Borok Lelet yang terjadi pada Kamis lalu (4|1).
Penolakan terjadi sejak masa kepemimpinan Bupati Lotim, HM. Sukiman Azmy sampai dengan saat ini dibawah kepemimpinan Penjabat (Pj) Bupati Lotim, HM.Juani Taofik.
“Kita sama-sama melihat aksi penolakan spam pantai selatan beralih dari Kecamatan Sikur ke kecamatan Masbagik,” kata sejumlah kalangan di Gumi Patuh Karya ini.
Menurutnya aksi penolakan sampai adanya pembakaran pipa proyek SPAM tersebut terjadi begitu massif. Sehingga terlihat aksi penolakan proyek SPAM Pantai Selatan ini akan sama kasusnya dengan proyek SPAM Treng Wilis.
“Kasus proyek SPAM Pantai Selatan akan sama kasusnya dengan proyek Treng wilis,karena terus terjadi penolakan dari warga,” ujarnya.
Sementara hasil pantauan media ini dari pihak pemerintah Kabupaten Lombok Timur bersama jajarannya terus melakukan berbagai upaya pendekatan dengan masyarakat untuk memberikan pemahaman mengenai proyek SPAM pantai selatan ini untuk kemaslahatan masyarakat di Lotim.
Terutama masyarakat di wilayah selatan yang sampai saat ini masih mengalami krisis air, sehingga dengan jadinya proyek ini tentunya akan bisa terbantu nantinya masalah air yang selama ini menjadi keluhan masyarakat bagian selatan.
Penjabat Bupati Lotim, HM. Juani Taofik dalam berbagai kesempatan maupun kepada media meminta kepada masyarakat untuk bersama-sama membantu mengawal dan menuntaskan proyek SPAM Pantai Selatan yang merupakan salah satu proyek strategis Nasional.
Karena kalau proyek SPAM ini jadi tentunya akan bisa mengurangi permasalahan krisis air untuk masyarakat Lotim dibagian selatan nantinya.
“Mari kita sama-sama mengawal proyek ini agar cepat selesai untuk kepentingan masyarakat di Lotim,” tegasnya.(GL)








