Gledeknews, Lombok Timur – Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menegaskan pentingnya menjaga Kecamatan Sembalun sebagai salah satu destinasi wisata unggulan daerah, salah satunya melalui penguatan infrastruktur kesehatan.
Hal tersebut disampaikan Bupati saat meresmikan klinik swasta bertaraf internasional di Sembalun, Senin (22/6). Kehadiran klinik ini dinilai sebagai langkah strategis dalam mendekatkan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat lokal maupun wisatawan.
Bupati berharap ke depan klinik tersebut tidak hanya melayani rawat jalan, tetapi juga dapat berkembang menyediakan layanan rawat inap sesuai dengan regulasi yang berlaku. Ia juga menekankan pentingnya pelayanan prima dari tenaga medis.
“Tenaga medis harus mengedepankan keramahan, senyuman, dan kesigapan dalam melayani pasien,” ujarnya.
Selain itu, klinik diharapkan mampu bersinergi dengan puskesmas dan rumah sakit rujukan, sehingga pelayanan kesehatan dapat berjalan terpadu serta menjangkau kebutuhan masyarakat dan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan bahwa kehadiran klinik ini menjadi bukti bahwa Lombok Timur terbuka terhadap investasi. Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen memberikan kemudahan, termasuk menggratiskan biaya perizinan di tahap awal.
“Jangan sampai orang baru mau membangun, pajaknya sudah ditekan tinggi, akhirnya investor lari. Kita besarkan dulu usahanya, jika sudah berjalan, baru kita optimalkan pajaknya untuk meningkatkan PAD,” tegasnya.
Pihak klinik menyambut positif dukungan tersebut, terlebih dengan terbitnya izin operasional yang langsung diserahkan saat peresmian.
Bupati juga mengingatkan masyarakat Sembalun agar bijak dalam mengelola aset, mengingat kawasan tersebut memiliki potensi besar di sektor pariwisata dan investasi. Ia mendorong masyarakat untuk tidak menjual lahan produktif kepada pihak luar, melainkan mengedepankan sistem sewa jangka panjang.
Menurutnya, sistem tersebut menjadi solusi yang menguntungkan kedua belah pihak, di mana investor mendapatkan hak kelola dalam jangka waktu tertentu, sementara kepemilikan lahan tetap berada di tangan masyarakat.
Guna memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, Bupati juga mengimbau agar event-event pariwisata terus digalakkan sehingga memberikan dampak langsung bagi pelaku UMKM dan masyarakat setempat.
Diketahui, Sembalun yang berada di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut memiliki potensi besar, mulai dari hamparan pertanian hingga deretan perbukitan hijau yang menjadi daya tarik wisata pendakian dan ekowisata. Potensi tersebut dinilai masih dapat terus dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (GL)








