Gledeknews,Lombok Timur-Mantan Wakil Ketua DPRD Lombok Timur,Hj.Ummi Sarkawi mengkritik keras pemerintah Lombok Timur dibawah kepemimpinan Bupati,HM.Sukiman Azmy dan Wakil Bupati,H.Rumaksi SJ yang sibuk gonta ganti pejabat.Sehingga hal ini membuat para pejabat tidak bisa berbuat banyak,karena khawatir takut diganti dengan pejabat yang lain.
” Saya kritik keras kebijakan pemerintahan Sukma yang sibuk gonta ganti pejabatnnya,” tegas Ummi Sarkawi,Rabu (23|3).
Menurutnya dengan seringnya pemerintah di Lotim melakukan gonta ganti pejabat,maka sudah barang tentu akan berdampak terhadap program kerja yang sudah tersusun dengan baik tidak akan bisa berjalan sebagaimana yang sudah ditargetkan.
Begitu dengan janji politik dari pemerintah Sukma tentu akan berdampak besar terhadap gonta ganti pejabat eselon II,III dan IV di lingkup Pemkab Lotim.
” Jangan dikira tidak berdampak besar terhadap program pemerintah Sukma dengan seringkalinya gonta ganti pejabat yang duduk di jabatan eselon II,III dan IV,” paparnya.
Ummi menambahkan seharusnya Bupati Lotim memberikan kesempatan kepada pejabat yang ada untuk menjalankan tugasnya selama dua atau tiga tahun sejak dilantik.Tapi apa yang terjadi baru beberapa minggu atau bulan dilantik menduduki jabatan tersebut sudah dipindahkan ke tempat lain.
Begitu juga dirinya melihat kalau pemerintahan saat ini kurang profesional dalam menempatkan orang untuk menduduki jabatan tidak sesuai dengan bidang yang dimilikinya.Maka tentu dampaknya tidak tahu apa yang harus dikerjakan oleh pejabat tersebut.
” Bupati jangan sibuk gonta ganti pejabat terus,tapi sibuklah dengan segera menuntaskan janji politiknya apalagi masa kepemimpinan Sukma kurang dari dua tahun mau berakhir,” tambahnya.
Mantan Wakil Ketua DPRD Lotim ini juga meminta kepada Bupati untuk menempatkan pejabat sesuai dengan bidangnya agar mereka bisa bekerja.Bukan menempatkan orang karena adanya kepentingan didalamnya sehingga ini tentu harus diluruskan.
” Tempatkan pejabat itu untuk kepentingan masyarakat Lotim bukan kepentingan yang lain,” pintanya.(GL).








