Gledeknews Lombok Timur – Pembangunan Puskesmas Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), hingga kini belum juga rampung meski telah berjalan hampir tiga tahun sejak mulai dikerjakan pada masa pemerintahan Bupati Sukiman Azmy.
Kondisi ini mendapat sorotan dari masyarakat yang sekaligus tokoh pemuda Sakra Timur, Mahsar. Ia mempertanyakan lambannya proses pembangunan dan mendesak pemerintah segera meresmikan serta mengoperasionalkan fasilitas kesehatan tersebut.
“Segera diresmikan dan difungsikan. Kalau masih belum, ini patut dipertanyakan,” ujar Mahsar Lotim, Senin (8/12).
Ditegaskan, pihaknya tengah menelusuri anggaran pembangunan Puskesmas tersebut. Jika ditemukan indikasi penyimpangan, pihaknya tidak segan melaporkannya ke aparat penegak hukum (APH). “Kalau ada temuan, kami akan laporkan ke APH,” tegasnya.
Sorotan serupa datang dari Ketua Forum Rakyat Bersatu (FRB) Lombok Timur, Eko Rahadi. Pihaknya menyayangkan pembangunan yang hingga kini belum tuntas meski telah dimulai sejak 28 Agustus 2023.
“Puskesmas Sakra Timur sampai saat ini belum rampung, padahal masyarakat sangat membutuhkan fasilitas kesehatan ini karena lokasinya mudah dijangkau,” ujarnya.
Eko juga mendesak kontraktor agar segera menyelesaikan pekerjaan, serta meminta Pemerintah Daerah, khususnya Dinas Kesehatan Lotim, memberikan klarifikasi. “Kami tidak tahu apa kendala kontraktor sehingga bangunan ini tak kunjung selesai,” tegasnya.
Selain itu, Eko meminta DPRD Lombok Timur untuk turun langsung mengawasi pembangunan tersebut. “Dewan harus turun mengawasi proyek yang hampir tiga tahun tak rampung-rampung,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Desa Gelanggang, Sugianto, membenarkan bahwa pembangunan Puskesmas Sakra Timur memang belum selesai. “Ya pekerjaan belum rampung,” singkatnya.
Sementara Plt. Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur H. Lalu. Aries Fahrozi, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi hingga berita ini diterbitkan. (GL)








