Gledeknews, Lombok Timur – Dalam beberapa bulan kedepan di tahun 2024, pemerintah pusat akan segera membuka pendaftaran dan seleksi pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK), termasuk di Kabupaten Lombok Timur.
Dengan momentum itu sejumlah tenaga honor (honorer), khususnya tenaga honorer tenaga kesehatan (Nakes) di kabupaten Lombok Timur (Lotim) berharap formasi di Kesehantan di berikan kuota yang lebih besar dibandingkan dengan formasi di bidang yang lain. Hal tersebut, dikarenakan pada bidang kesehatan merupakan garda terdepan dalam upaya pelayanan peningkatkan drajat kesehatan masyarakat.
“Tentu kami selaku Nakes berharap Kuota untuk Nakes khususnya perawat harus lebih banyak dibandingkan dengan formasi-formasi yang lain,” ucapnya Sapoan, Pengurus Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Lombok Timur, kepada media ini, saat dimintai keterangannya pada Jumat (27/9).
Menurutnya, dalam pelayanan kesehatan perawat (Nakes-red), salah satu garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Tentu hal ini menjadi salah satu pertimbangan oleh pemerintah pusat dalam menentukan kuota formasi dalam pengangkatan CPNS dan PPPK terhadap Nakes.
Tak terkecuali di kabupaten Lombok Timur, dimana para tenaga honorer yang sudah mengabdikan diri puluhan tahun tentu menjadi prioritas dalam pengangkatan nantinya.
“Karena dengan pertimbangkan Nakes merupakan salah satu garda terdepan dalam upaya pelayanan peningkatkan drajat kesehatan masyarakat,” ungkapnya
Lebih lanjut, diungkapkan dalam proses pengangkatan Nakes yang sudah lama menjadi tenaga honorer, khusunya di kabupaten Lombok Timur. Dalam proses pengangkatan menjadi PPPK tidak melalui proses seleksi test, tapi dipertimbangkan berdasarkan masa pengabdiannya.
Selian itu, sebagai dasar pertimbangan dimana para Nakes yang sudah mengabdikan diri rata-rata di atas puluhan tahun. “Jika dilakukan dengan cara test, maka ini tidak berkeadilan dikarenakan tingkat pengetahuan kita secara akademik dibandingkan dengan yang baru lulus kuliah tentu tidak sama,” bebernya
Oleh karena itu, ia menambahkan, pihaknya meminta di proses perekrutan untuk formasi tenaga kesehatan yang sudah lama masa pengabdiannya menjadi prioritas khusus. “Kami sangat berharap dalam hal perekrutan PPPK tanpa melalui tes, dan melihat masa kerja agar kami mendapatkan keadilan,” tandasnya.(GL)








