Gledeknews, Lombok Timur – Warga Dusun Permatan, Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya, digegerkan dengan penemuan seorang marbot Musholla dalam kondisi meninggal dunia pada Senin malam (18/5) sekitar pukul 18.30 WITA. Korban diketahui bernama Amaq Mursidin (70).
Korban pertama kali ditemukan oleh warga yang hendak melaksanakan salat Magrib. Saat itu, korban sudah tergeletak terlentang di teras samping kanan musala dengan bercak darah di bagian kepala. Kondisinya dipastikan telah meninggal dunia di lokasi.
Berdasarkan informasi menyebut sebelum kejadian korban sempat mengeluhkan kondisi lampu musala yang kerap mati dan menyala sendiri. Pada pagi harinya, korban bahkan terlihat masih berada di musala dan berbincang dengan warga terkait gangguan tersebut.
Namun menjelang waktu Magrib, kondisi musala justru masih gelap. Salah seorang warga kemudian menyalakan lampu melalui saklar MCB di dalam bangunan, karena biasanya lampu sudah dinyalakan lebih awal oleh korban.
Kecurigaan mulai muncul ketika sandal milik korban masih berada di teras, sementara yang bersangkutan tidak terlihat di sekitar lokasi. Warga bersama keluarga kemudian melakukan pencarian hingga akhirnya menemukan korban sudah dalam kondisi tak bernyawa di sisi kanan bangunan musala.
Petugas dari Polsek Pringgabaya yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Kasi Humas Polres Lombok Timur, Lalu Rusmaladi, mengungkapkan dari hasil pemeriksaan awal ditemukan kerusakan pada bagian plafon sebelah kanan musala.
Selain itu, petugas juga menemukan sebuah tangga di dalam gudang yang diduga digunakan korban untuk naik ke atas plafon dengan ketinggian sekitar 3,5 meter.
“Diduga korban terjatuh dari atas plafon saat hendak mengecek atau memperbaiki lampu musala,” jelasnya.(GL)








