Gledeknews, Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyatakan dukungan terhadap rencana pelaksanaan Kuliah Kerja Partisipatif (KKP) yang digagas Universitas Islam Negeri Mataram. Program tersebut akan melibatkan sebanyak 754 mahasiswa yang akan diterjunkan ke sejumlah wilayah di Lombok Timur.
Audiensi tim UIN Mataram diterima langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin didampingi Sekda Lotim HM. Juaini Taofik, di ruang kerjanya, Rabu (6/5).
Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa mahasiswa akan ditempatkan di lima kecamatan, yakni Jerowaru, Keruak, Sakra, Sakra Barat, dan Sakra Timur, dengan total cakupan 58 desa.
Bupati Haerul Warisin menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Ia berharap kehadiran mahasiswa tidak sekadar menjalankan program akademik, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat desa.
“Mahasiswa diharapkan bisa membantu masyarakat, terutama dalam peningkatan literasi digital,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan kapasitas digital masyarakat menjadi kebutuhan penting di tengah transformasi pelayanan publik berbasis teknologi. Ia menilai mahasiswa dapat berperan sebagai jembatan dalam membantu masyarakat memahami layanan digital, termasuk akses BPJS dan sistem pembayaran pajak secara elektronik.
“Ini penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus meminimalisir potensi kebocoran PAD,” tegasnya.
Selain itu, Bupati juga mendorong agar kegiatan KKP ini tidak berhenti pada program jangka pendek, tetapi dapat berlanjut menjadi kerja sama pengembangan desa.
“Desa-desa lokasi pengabdian dinilai berpotensi dijadikan desa binaan yang mendapatkan pendampingan berkelanjutan,” pungkasnya.(GL)








