GledekNews.com
Jumat, Juli 31, 2026
  • Login
  • Register
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB
No Result
View All Result
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB
No Result
View All Result
GledekNews.com
No Result
View All Result
Home BERITA

Ketika Pemilik Dapur Intervensi SPPG, Dugaan Konflik dalam Program MBG di Lotim

gledek by gledek
15/01/2026
in BERITA, EKONOMI, KESEHATAN, Lombok Timur, PENDIDIKAN
0
Ketika Pemilik Dapur Intervensi SPPG, Dugaan Konflik dalam Program MBG di  Lotim
1000
SHARES
1000
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Gledeknews, Lombok Timur – Di balik berjalannya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Badan Gizi Nasional (BGN) yang merupakan program prioritas pemerintah pusat di Kabupaten Lombok Timur, tersimpan persoalan yang luput dari sorotan publik.

ADVERTISEMENT

Sejumlah Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengaku menghadapi tekanan dan intervensi dari mitra Badan Gizi Nasional, khususnya pemilik dapur yang menjadi rekanan program tersebut.

RELATED POSTS

Kenal Lewat Tiktok, Habis Kepergok Warga, Suami Ceraikan Istrinya Lewat VC, Berakhir Damai

Kepergok Warga Dua Sejoli Kumpul Kebo di Lotim, Motor Dibakar dan Nyaris Diamuk Massa

Dugaan itu mencuat setelah media ini memperoleh keterangan langsung dari sejumlah Serjana Penggerak Pembangun  Indonesia (SPPI) yang bertugas di dapur MBG. Para SPPI ini meminta identitas mereka dirahasiakan demi alasan keamanan pekerjaan.

Menurut mereka, sejumlah pemilik dapur yang telah disewa oleh BGN diduga ikut campur dalam operasional SPPG. Padahal, berdasarkan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis (juklak–juknis), tanggung jawab penuh operasional SPPG berada di bawah kendali kepala SPPG, bukan pemilik dapur.

“Betul, kadang-kadang para mitra ini setelah melihat uang yang dikelola, tidak ada kata puas. Selalu saja ingin lebih dalam mendapatkan keuntungan,” ujar sejumlah SPPI kepada media ini.

Ia menjelaskan, kehadiran SPPI di setiap SPPG merupakan mandat langsung dari BGN. Para SPPI telah melalui proses pelatihan dan pembekalan untuk memastikan program MBG berjalan sesuai standar, mulai dari pengolahan hingga distribusi makanan bergizi kepada penerima manfaat.

“Kami ini satu komando. Kami dididik dan diarahkan untuk memastikan program MBG ini berjalan sebagaimana mestinya. Program ini mulia,” kata mereka.

Konflik antara SPPG dan mitra, menurut sumber tersebut, kerap dipicu oleh persoalan keterlambatan pembayaran. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pembayaran dari BGN pada prinsipnya tetap dilakukan, meskipun terkadang mengalami keterlambatan akibat kendala sistem.

“Pasti dibayar oleh BGN. Kalaupun terlambat, biasanya dua atau tiga hari. Kalau tidak dibayar, SPPG bisa mati. Uang yang dikelola itu ratusan juta rupiah lo,” ujarnya.

Masalah menjadi lebih kompleks ketika sebagian mitra disebut-sebut menggunakan pengaruh dan jejaring mereka untuk menekan SPPG. Ancaman verbal kerap dilontarkan, mulai dari mengklaim memiliki orang di pusat hingga menyebut kedekatan dengan pejabat BGN.

“Kami ini orang baru yang ingin bekerja sesuai juklak dan juknis. Tapi kami dihadapkan dengan orang-orang yang merasa superpower, baik karena jabatan maupun jaringan,” kata SPPI lainnya.

Padahal, menurut ketentuan BGN, pemilik dapur yang telah disewa tidak lagi memiliki kewenangan mengintervensi operasional SPPG. Keterlibatan mereka dibatasi sebatas penyediaan sarana dapur atau, dalam batas tertentu, sebagai mitra penyedia bahan pokok.

“Kami SPPG hanya bekerja. Tapi ketika ditekan dengan kalimat ‘saya punya orang pusat, kamu bisa saya berhentikan’, itu jelas tekanan,” ujar sumber tersebut.

Tekanan semacam itu, kata dia, umumnya datang dari pemilik dapur yang berlatar belakang pejabat atau memiliki jaringan kuat di tingkat pusat. Sementara SPPG yang ditempatkan di lapangan sebagian besar merupakan tenaga baru.

Meski demikian, para SPPG menegaskan tidak semua mitra bersikap demikian. Masih banyak pemilik dapur yang menjalankan perannya sesuai aturan, berinvestasi secara profesional, dan tidak mencampuri operasional SPPG.

“Kita bisa lihat dari kualitas menu yang disajikan. Ada penilaian, ada bintang. Dapur yang tidak ikut campur biasanya hasilnya jauh lebih baik,” kata SPPG Lainya.

Sedangkan disilain, berdasarkan keterangan sejumlah pemilik dapur mitra BGN, Direktur PKBI Lombok Timur, Agus Khaeri, menilai salah satu masalah mendasar adalah tidak seragamnya sistem operasional di setiap dapur MBG.

Perbedaan itu terlihat mulai dari mekanisme kerja, pola koordinasi, hingga sistem penggajian tenaga kerja.

Menurut Agus, banyak kebijakan di tingkat dapur ditafsirkan sendiri oleh SPPG tanpa koordinasi yang memadai dengan yayasan atau mitra resmi BGN.

“Setelah kami telusuri dan meminta keterangan dari sejumlah pemilik dapur mitra BGN, mereka mengeluhkan lemahnya sistem tata kelola program ini,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Lombok Timur menyatakan bahwa kewenangan hanya sebatas melaporkan kepada BGN pusat.

“Kewenangan itu semua ada di pusat. Kami hanya melaporkan, sementara urusan lainnya merupakan kewenangan BGN pusat,” ujarnya.(GL)

Share400SendShareTweet250Share100
ADVERTISEMENT
gledek

gledek

Related Posts

Kenal Lewat Tiktok, Habis Kepergok Warga, Suami Ceraikan Istrinya Lewat VC, Berakhir Damai

Kenal Lewat Tiktok, Habis Kepergok Warga, Suami Ceraikan Istrinya Lewat VC, Berakhir Damai

by gledek
30/07/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Buntut dari kasus kepergok warga di Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur dua sejoli yang bukan...

Kepergok Warga Dua Sejoli Kumpul Kebo di Lotim, Motor Dibakar dan Nyaris Diamuk Massa

Kepergok Warga Dua Sejoli Kumpul Kebo di Lotim, Motor Dibakar dan Nyaris Diamuk Massa

by gledek
30/07/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Seorang wanita dengan inisial N. (24) dan seorang laki-laki berinisial M. (28) Nyaris menjadi amukan massa...

Bupati Ingatkan Pejabat Lotim

Bupati Ingatkan Pejabat Lotim

by gledek
29/07/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Bupati Lombok Timur (Lotim) H. Haerul Warisin mengingatkan agar kasus penegakan hukum yang terjadi di daerah...

Pemkab Lotim dan Kejari Tandatangani MoU Bantuan Hukum

Pemkab Lotim dan Kejari Tandatangani MoU Bantuan Hukum

by gledek
29/07/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dengan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Lotim melakukan MoU tentang Bantuan Hukum...

Petani Barokah Zakat Terima Asuransi, BAZNAS Lotim Dorong Pemberdayaan Berkelanjutan

Petani Barokah Zakat Terima Asuransi, BAZNAS Lotim Dorong Pemberdayaan Berkelanjutan

by gledek
29/07/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Badan Amil Zakat (BAZNAS) Lombok Timur (Lotim) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan petani melalui penyerahan...

RECOMMENDED

Kenal Lewat Tiktok, Habis Kepergok Warga, Suami Ceraikan Istrinya Lewat VC, Berakhir Damai

Kenal Lewat Tiktok, Habis Kepergok Warga, Suami Ceraikan Istrinya Lewat VC, Berakhir Damai

30/07/2026
Kepergok Warga Dua Sejoli Kumpul Kebo di Lotim, Motor Dibakar dan Nyaris Diamuk Massa

Kepergok Warga Dua Sejoli Kumpul Kebo di Lotim, Motor Dibakar dan Nyaris Diamuk Massa

30/07/2026
  • 52.2M Fans
  • 136 Followers
  • 26.7k Followers
  • 206k Subscribers
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Pemuda dan Mahasiswa Lotim Serukan Masyarakat Jangan Menabung di BNI 

    Pemuda dan Mahasiswa Lotim Serukan Masyarakat Jangan Menabung di BNI 

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Putra Sasak Jabat Kapolda NTB 

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Dibentak Para Kades, Dua Komisioner Bawaslu Lotim Keringat Dingin ‎

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Pelaku UMKM Internet RT/RW Tidak Bisa Dipidana Karena Ranah Perdata

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Dianggap Kurang Elok Pj Bupati Lotim Tugaskan Alumni IPDN Jadi Kepala Pasar‎

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
GledekNews.com




Jl. Mawar No. 7

Komplek Rumah Sehat, Lingkungan Kampung Baru

Kelurahan Majidi, Kecamatan Selong (83619)

Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia

+62 81918199111





Juli 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
« Jun    

Kategori

Advetorial BERITA Bima DESA Editorial EKONOMI GLEDEK NTB HIBURAN HUKUM Jakarta KESEHATAN Lombok Barat Lombok Tengah Lombok Timur Lombok Utara Mataram Musik NASIONAL NEWS OLAHRAGA OPINI PEMERINTAHAN PEMILU PEMUDA PENDIDIKAN PERTANIAN PILKADA POLITIK SOSOK SUMBAWA WISATA
Facebook Twitter RSS

© 2021 GledekNews – TIM IT Gledeknews gledeknews.

  • About
  • Contact
  • GledekTV
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Sitemap
No Result
View All Result
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB

© 2021 GledekNews - TIM IT Gledeknews gledeknews.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In