GledekNews-Lombok Timur. Jalan kabupaten yang rusak di jurusan Suralaga-Lenek ditanami pohon bambu oleh warga, karena dianggap menganggu arus lalu lintas dan tidak kunjung juga diperbaiki oleh pemerintah daerah.
“Warga terpaksa menanam pohon bambu ditengah jalan yang rusak dan berlubang tersebut,” kata warga Suralaga, M.Amin yang didampingi beberapa warga lainnya di lokasi sambil menunjukkan jalan yang rusak dan berlubang teesebut.
Ia mengatakan jalan yang rusak dan berlubang itu ditanami pohon bambu, karena seringkali terjadi kecelakaan di tempat tersebut, sehingga mengakibatkan banyak pengguna jalan menjadi terjatuh karena motor yang dikendarai masuk ke lubang.
Sementara pada satu sisi pemerintah daerah saat ini belum juga memperbaiki jalan yang berlubang dan rusak tersebut, padahal jalan itu menghubungkan dua desa dan dua kecamatan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk melaksanakan aktivitas ekonomi.
“Kami harapkan pemerintah daerah segera memperbaiki jalan yang rusak dan berlubang tersebut,” pintanya
Kemudian warga yang lainnya juga menyentil para anggota DPRD Lombok Timur yang bertempat tinggal di wilayah Kecamatan Suralaga hendaknya memperhatikan kondisi jalan yang rusak dan berlubang tersebut, karena selama ini anggota DPRD asal Kecamatan Suralaga sepertinya kurang responsif terhadap adanya beberapa ruas jalan yang rusak, padahal keberadaan jalan tersebut untuk akses masyarakat dalam melakukan kegiatan ekonomi.
Padahal seringkali melewati jalan tersebut, akan tetapi belum tersentuh hatinya. “Paling tidak anggota dewan yang berasal dari Suralaga cepat tanggap melihat kondisi jalan yang berlubang dan rusak untuk segera disikapi,” tukasnya sejumlah warga Suralaga..
H. Marhaban, selaku Kepala Dinas PUPR Lombok Timur, saat dikonfirmasi ke kantornya tidak berada ditempat, karena menurut stafnya sedang kunjungan lapangan. (Jal).








