Gledeknews, Lombok Timur – Ribuan jamaah sholat idul fitri 1444 Hijriyah Masjid Agung Al Mujahidin Selong, Lombok Timur bertanya-tanya mengenai imam yang lupa melakukan 5 kali takbir kedua pada saat rakaat kedua sholat Idul fitri, sambil membaca tasbih.
Melainkan imannya langsung membaca Al-Fatihah dan surat atau ayat dalam Al-Qur’an. Kemudian pada rakaat pertama iman melakukan 7 kali takbir yang diikuti ribuan jamaah.
Sholat Idul Fitri di masjid agung Al Mujahidin Selong dipimpin TGH.Muhibban dan khotib, Prof.Dr. Jamaluddin merupakan guru besar sejarah dan peradaban islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram.
Sementara dibelakang iman ada Bupati Lotim, HM.Sukiman Azmy bersama ribuan jamaah menjadi makmum, akan tapi saat imam lupa melakukan 5 kali sempat mengingatkan iman, namun kurang diperhatikan.
“Kenapa iman tidak melakukan 5 kali takbir pada rakaat kedua, apakah sah atau tidak sholat idul fitri kita,” kata para jamaah shalat idul fitri sambil saling menanyakan satu sama lainnya. Sabtu (22|4)
Sebelumnya Merebot masjid agung, Ustaz Najamuddin menyampaikan kafiat shalat idul fitri. Dengan rakaat pertama 7 kali, lalu dilanjutkan dengan membaca surat al Fatihah dan surat atau ayat al-Qur’an. Kemudian pada rakaat kedua 5 kali takbir, dilanjutkan membaca surat al Fatihah dan ayat atau surat sebagaimana pada rakaat pertama.
Sementara khotib idul fitri, Prof.Dr.Jamaluddin dalam khutbahnya pada intinya mengatakan puasa yang kita laksanakan satu bulan penuh pada bulan ramadhan merupakan kewajiban kita sebagai umat islam.
Karena bulan penuh rahmat, magfirah dan ampunan dengan berlomba-lomba melakukan kebaikan. Kemudian setelah itu diakhirnya dengan hari raya idul fitri.
“Berpuasa satu bulan penuh dengan mensucikan diri lalu disambut dengan hari kemenangan hari nan fitri saling bermaaf-maafan,” tandasnya.(GL)








