GledekNews.com
Senin, Agustus 24, 2026
  • Login
  • Register
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB
No Result
View All Result
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB
No Result
View All Result
GledekNews.com
No Result
View All Result
Home BERITA

Iklan dan Negara

gledek by gledek
09/02/2021
in BERITA
0
Iklan dan Negara
1000
SHARES
1000
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Maieutike Development

ADVERTISEMENT

Pergeseran era modern menuju post-modern salah satunya bisa dilacak melalui kekuatan industri yang ditekankan dalam pasar. Dalam masa perkembangan era modern, kekuatan suatu perusahaan ditentukan oleh kekuatan modal yang dimiliki. Peran suatu industri tidak berarti sama sekali jika tidak disokong melalui kelebihan aset-aset yang berlimpah. Sedangkan pada era post-modern kekuatan ditentukan oleh bagaimana perusahaan mempromosikan produk-produk yang hendak disebar di pasaran. Iklan harus dibungkus sedemikian atraktif sehingga menggugah minat para calon konsumen. Tuntutan tersebut merupakan prasyarat yang harus ada pada sebuah iklan sehingga ia bisa mempunyai nilai tawar pada pasar.

RELATED POSTS

Soal Parkir Berbayar, Kadis Dikbud Lotim Minta SMPN 1 Keruk Hentikan Kebijakan

Puluhan pelajar di Lotim Ditemukan Membolos di Pantai

Keadaan yang melingkupi kompleksitas iklan era pasca modernitas tersebut secara langsung berimplikasi pada realitas produk yang ditawarkan melalui sebuah iklan. Era post-modern pada gilirannya adalah sebuah pertunjukkan iklan yang tidak merepresentasikan produk yang dipromosikan berdasarkan kondisi sesungguhnya. Nilai yang ditanamkan hanyalah bentuk kesemuan objektibivitas Pada sisi yang lain, sasaran iklan dalam hal ini masyarakat atau konsumen tidak memiliki kemampuan untuk menentukan antara realitas dan simulasi yang ditampilkan dalam sebuah pergelaran promosi, karena terlanjur terhegemoni oleh kekuatan industri. Pasalnya, iklan pada masa kapitalisme lanjut menawarkan sebuah hasrat yang sebenarnya tidak dibutuhkan sama sekali. Misalnya bagaimana sekelompok pembeli jam tangan rela mengeluarkan bermilyar rupiah hanya untuk melihat waktu, padahal jam seharga ratusan ribu dengan kemampuan setara banyak beredar di pasaran dengan harga yang sama. Ini merupakan suatu era dimana kebutuhan palsu diciptakan. Produk yang hanya berupa hasrat terlihat seperti kebutuhan urgent yang sesungguhnya. Dalam konstelasi ilmuwan sosiologi-ekonomi, perilaku tersebut sering disebut libidonomics.

Pasar hari ini tidak lagi diartikan sebagai wadah untuk mempertemukan kepentingan antara pembeli dan penjual seperti yang dinyatakan oleh Adam Smith. Ia mengalami penggelembungan makna secara berlebihan. Belanja atau shoping membuat subjeknya mendapatkan kepuasan tersendiri atas barang materil yang dibeli. Hal di atas akan menghilangkan fungsi agama, filsafat dan seni pada ranah publik. Seharusnya ketiga hal tersebutlah yang menjadi nilai pemandu bagaimana ruang publik harus dijalankan secara etik. Pelanggaran batas-batas etik yang dilakukan secara berulang bukan tidak mempunyai impikasi serius.

Penyusutan makna merupakan suatu keniscayaan yang terjadi pada masyarakat post-modern. Logika publik dimanipulasi untuk memberikan nilai pada pasar melalui iklan. Akhir daripada aktulalisasi diri individu diartikan dalam bagaimana relasi yang terjadi antara dirinya dengan pasar. Awalnya terjadi promosi simbol dalam pasaran, kemudian tertanam paradigma tentang kemewahan suatu produk. Lalu suatu kluster dalam masyarakat membeli produk tersebut sebagai identitas dasar dalam kelompok. Calon anggota akan mencurahkan seluruh yang dia punya untuk memiliki produk yang sama agar bisa diterima secara luas dalam kelompoknya.

Dalam pusaran kubangan iklan semacam ini diperlukan negara yang diasumsikan sebagai lembaga. Lembaga adalah seperangkat sistem yang berfungsi membentuk suatu halangan bagi penyimpangan. Iklan era post-modern dapat dikatakan sebagai penyimpangan etik, karena di dalamnya hanya terdapat simulasi kebutuhan semu. Diharapkan negara dengan lembaganya hadir untuk membentuk regulasi tentang iklan. Ini akan berdampak langsung terhadap pembangunan manusia yang diupayakan oleh pemerintah. Bagaiamana pembangunan manusia bisa dilaksanakan secara maksimal apabila paradigma publik telah terhegemoni oleh logika pasar? Tentu masyarakat tidak mempunyai kesadaran dasar seperti itu. Negara mempunyai kewajiban moral untuk membentuk kesadaran warganya menuju arah yang lebih rasional.

Share400SendShareTweet250Share100
ADVERTISEMENT
gledek

gledek

Related Posts

Soal Parkir Berbayar, Kadis Dikbud Lotim Minta SMPN 1 Keruk Hentikan Kebijakan

Soal Parkir Berbayar, Kadis Dikbud Lotim Minta SMPN 1 Keruk Hentikan Kebijakan

by gledek
24/08/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur (Lotim) merespons keluhan wali murid terkait pengaturan parkir siswa di...

Puluhan pelajar di Lotim Ditemukan Membolos di Pantai

Puluhan pelajar di Lotim Ditemukan Membolos di Pantai

by gledek
24/08/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Puluhan pelajar SMP, SMA dan SMK dari berbagai sekolah ditemukan membolos di kawasan pantai Labuhan Haji...

Kebakaran di Asrama Santri Ponpes NW Anjani Lombok Timur

Kebakaran di Asrama Santri Ponpes NW Anjani Lombok Timur

by gledek
23/08/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Kasus kebakaran terjadi di Asrama Madrasah Aliyah (MA) Muallimin NW Anjani yang berada di komplek Pondok...

Demokrat Lotim Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Beragam Lomba di Enam Titik

Demokrat Lotim Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Beragam Lomba di Enam Titik

by gledek
23/08/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tahun 2026, Dewan Pimpinan Cabang (DPC)...

Soroti Jalan Rusak, Karang Taruna Waringin Dukung Aksi AGKMP dan Desak Evaluasi Galian C

Soroti Jalan Rusak, Karang Taruna Waringin Dukung Aksi AGKMP dan Desak Evaluasi Galian C

by gledek
21/08/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Karang Taruna Desa Waringin menyatakan kesiapan bergabung bersama Aliansi Gerakan Kemerdekaan Merah Putih (AGKMP) Lombok Timur...

RECOMMENDED

Soal Parkir Berbayar, Kadis Dikbud Lotim Minta SMPN 1 Keruk Hentikan Kebijakan

Soal Parkir Berbayar, Kadis Dikbud Lotim Minta SMPN 1 Keruk Hentikan Kebijakan

24/08/2026
Puluhan pelajar di Lotim Ditemukan Membolos di Pantai

Puluhan pelajar di Lotim Ditemukan Membolos di Pantai

24/08/2026
  • 52.2M Fans
  • 136 Followers
  • 26.7k Followers
  • 206k Subscribers
  • 640 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Pemuda dan Mahasiswa Lotim Serukan Masyarakat Jangan Menabung di BNI 

    Pemuda dan Mahasiswa Lotim Serukan Masyarakat Jangan Menabung di BNI 

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Putra Sasak Jabat Kapolda NTB 

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Dibentak Para Kades, Dua Komisioner Bawaslu Lotim Keringat Dingin ‎

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Pelaku UMKM Internet RT/RW Tidak Bisa Dipidana Karena Ranah Perdata

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Dianggap Kurang Elok Pj Bupati Lotim Tugaskan Alumni IPDN Jadi Kepala Pasar‎

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
GledekNews.com




Jl. Mawar No. 7

Komplek Rumah Sehat, Lingkungan Kampung Baru

Kelurahan Majidi, Kecamatan Selong (83619)

Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia

+62 81918199111





Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    

Kategori

Advetorial BERITA Bima DESA Editorial EKONOMI GLEDEK NTB HIBURAN HUKUM Jakarta KESEHATAN Lombok Barat Lombok Tengah Lombok Timur Lombok Utara Mataram Musik NASIONAL NEWS OLAHRAGA OPINI PEMERINTAHAN PEMILU PEMUDA PENDIDIKAN PERTANIAN PILKADA POLITIK SOSOK SUMBAWA WISATA
Facebook Twitter RSS

© 2021 GledekNews – TIM IT Gledeknews gledeknews.

  • About
  • Contact
  • GledekTV
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Sitemap
No Result
View All Result
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB

© 2021 GledekNews - TIM IT Gledeknews gledeknews.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In