Gledeknews, Lombok Timur – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Majelis Penyelamat Organisasi (MPO) Lombok Timur mengingatkan 11 orang pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) agar mempersiapkan diri menghadapi proses hukum.
Pasalnya, menurut HMI MPO Lotim, nama ke-11 pejabat tersebut telah dikantongi pihak kejaksaan untuk diusut terkait dugaan kasus yang diduga melibatkan mereka, sehingga dinilai harus mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.
Hal tersebut disampaikan Koordinator Umum Aksi MPO HMI Lotim, Agamawan Salam, dalam orasinya saat menggelar aksi di depan Kantor Bupati Lombok Timur, Jumat (30/1).
“Saya ingatkan kepada 11 pejabat di Lotim untuk bersiap-siap. Nama-nama mereka sudah dikantongi kejaksaan,” tegas Agamawan dalam orasinya.
Aksi tersebut digelar dalam rangka menyambut satu tahun kepemimpinan Lotim SMART di bawah pimpinan Bupati Lotim H. Haerul Warisin dan Wakil Bupati HM. Edwin Hadiwijaya.
Para orator aksi juga dalam orasinya mengingatkan kepada 11 pejabat yang namanya sudah dikantongi terindikasi dugaan kasus dan maupun yang belum untuk memperbaiki diri dengan baik.
Bukan bekerja atas nama masyarakat tapi mementingkan diri sendiri sehingga tentunya resiko harus ditanggung akibatnya nantinya
“Kami ingatkan kepada pejabat itu untuk mempersiapkan diri masuk jeruji besi nantinya,” tegasnya orator aksi Agamawan seraya mengatakan ada yang oknum pejabat diduga melakukan tindakan amoral tapi dibiarkan begitu saja oleh pemimpin Lotim SMART.(GL)








