Gledeknews, Lombok Timur – Gara-gara petugas Puskesmas Montong Gading tak memberikan warga pinjam ambulance untuk membawa pasien kritis ke Rumah Sakit Anggoro Terara. Akhirnya pasien atasnama Sukmin (64) meregang nyawa dalam perjalanan ke rumah sakit Anggoro menggunakan mobil pick up yang disewa.
Kejadiannya,Senin siang (8/9). Akibat kejadian itu keluarga pasien sempat ribut di Puskesmas Montong Gading atas kurang pelayanan yang diberikan terhadap pasien yang membutuhkan pertolongan.
Hal ini dibenarkan adik ipar korban, Kamrul Ahzan saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dengan gara-gara petugas Puskesmas tidak memberikan minjam untuk membawa pasien kritis ke rumah sakit anggota nyawa korban meninggal di mobil Pick Up.
“Karena tidak diberikan minjam mobil ambulan puskesmas lalu kami bawa pasien dengan mobil Pick Up tapi belum sampai rumah sakit nyawa korban tidak bisa diselamatkan,” katanya dengan nada marah.
Menurutnya rencananya jenazah korban akan kita bawa pulang dengan mobil Pick Up untuk dibawa ke Puskesmas agar petugas Puskesmas melihat dengan mata kepala sendiri apa yang terjadi terhadap korban.
Namun dari pihak rumah sakit Anggoro tidak memberikan pulang dengan mobil Pick Up melainkan mengantarkan dengan ambulance.
“Lucu harusnya puskesmas milik pemerintah berikan pelayanan kesehatan yang prima kepada masyarakat,tapi ini malah lebih bagus pelayanan rumah sakit swasta,” ujar Ahzan.
Ditambahkannya pihak keluarga tidak menerima perlakuan atau prilaku petugas Puskesmas tersebut, meskipun dari kepala Puskesmas telat datang meminta maaf tapi oknum petugas Puskesmas itu tidak kami maafkan.
“Pihak keluarga minta kepada kepala Puskesmas untuk mempertemukan dengan oknum petugas Puskesmas,” pintanya.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Lotim H. Fathurrahman saat dikonfirmasi mengaku pihaknya telah menerima laporan masalah yang terjadi di Puskesmas Montong Gading.
“Kita sudah turunkan tim ke lapangan untuk memperjelas masalah itu,” tegasnya seraya mengatakan pihaknya sering mengingatkan kepada petugas Puskesmas untuk tetap ramah dan senyum kepada masyarakat yang datang.(GL)








