Gledeknews, Lombok Timur – Dua kakak beradik asal Desa Danger,Kecamatan Masbagik, MA dan MA berstatus pelajar dikeroyok sekitar enam orang pemuda tak dikenal sampai bebak belur. Kejadianya, Sabtu dinihari (11|11) sekitar pukul 00.15 wita di jalan raya Raya Danger, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur.
Dari data yang berhasil dihimpun menyebutkan Kejadiannya saat korban pulang bersama teman-temannya bermain fulsal di Punik, Desa Masbagik Utara Baru (MUB). Dengan berbocengan tapi setibanya depan rumah mantan Ketua DPC PPP Lotim, Nurhasanah korban dihadang sekelompok pemuda dan langsung menanyakan mengenai pemukulan terjadi di lapangan futsal.
Tapi dijawab diam, namun kemudian pelaku langsung memukul korban dengan menggunakan tangan kosong, lalu selang beberapa menit teman pelaku juga melakukan pemukulan terhadap korban sampai babak belur.
Kemudian korban berusaha menyelamatkan diri dari pemukulan pelaku dan meminta tolong warga sekitarnya, sedangkan melihat itu pelaku kabur. Tapi korban mengalami luka serius luka robek bagian kening dan mengeluarkan darah.
Lalu tidak terima atas perbuatan pelaku korban bersama orang tuanya melaporkan kejadian ke kantor polisi.
Kapolsek Masbagik, AKP Ery Armunianto SH saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan kasus dugaan penganiyaan kakak beradik di wilayah kecamatan Masbagik.
“Kita sudah terima laporan kasusnya masih lidik,” tandasnya.(GL)








