Gledeknews, Lombok Timur – Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengingatkan pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di kabupaten Lombok Timur (Lotim) untuk memastikan standar operasional (SOP) berjalan sesuai dengan aturan. Agar penerima (siswa -red) mendapatkan gizi sesuai dari harapan progam tersebut.
Kerena progam MBG menjadi salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia Probowo Subianto sangat bagus, untuk memenuhi kebutuhan gizi anak. Sehingga generasi emas tahun 2045 yang diharapkan tercapai.
Demikian diungkapkan Dedy Akwarizal Pebrianto Anggota Fraksi PKB DPRD Lotim kepada media ini, Rabu (15/10).
“Pihak pengelola Dapur harus benar-benar pastikan kehigenisan mulai dari tempat makanan, tempat pengemasan makanan dan makanan itu sendiri. Sebelum ketahap pengemasan,” katanya.
Menurutnya, pada tahapan pengemasan standar-standarnya harus betul-betul diperhatikan untuk menghindari terjadinya resiko makanan menjadi basi. Tapi pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG harus memastikan berapa jam makanan yang dikemas bisa bertahan.
Pihaknya menyayangkan ada beberapa informasi di media sosial hingga media massa adanya kejadian siswa sekolah mengalami sakit perut dan diare setalah makan makanan dari MBG. Karena itu ia meminta agar pihak sekolah untuk terus melakukan pengawasan.
“Saya sangat prihatin dengan kejadian- kejadian adanya siswa sakit perut setelah makan nasi dari MBG. Kejadian dilapangan ini sangat kita sayangkan,” ungkapnya.
Atas itu, Dedy yang juga anggota komisi II DPRD Lotim ingatkan kepada siswa untuk mengecek kondisi makanan yang diterima sebelum mengonsumsi.”Jika ada makanan ditemukan siswa berair dan sekiranya tidak sehat untuk dikonsumsi, sebaiknya jangan dimakan dan tentu harus diinfokan ke gurunya,” ucapnya.
Ditegaskan, SPPG tidak hanya terfokus pada standar kandungan gizi makannya saja. Namun kehigenisan dan pengemasan juga harus diperhatikan, agar makanan bisa bertahan dengan baik dan bisa dikonsumsi dengan kondisi makanan memenuhi standar kesehatan.(GL)








