Gledeknews, Lombok Timur – Adanya kebijakan baru Badan Gizi Nasional (BGN) RI mengenai revitalisasi keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Lombok Timur.
Dimana Kepala BGN RI, Nanik Sudaryati Deyang berencana untuk setiap Kecamatan terdapat Enam dapur MBG dengan tentunya melihat kebutuhan penerima manfaat yang ada.
Sementara itu data yang diperoleh di kabupaten Lombok Timur (Lotim) jumlah dapur MBG sebanyak 262 dapur yang tersebar di 21 kecamatan dan di 254 desa dan kelurahan.
Kemudian kalau BGN akan melakukan pemangkasan jumlah dapur MBG dengan per kecamatan enam dapur yang akan beroperasi. Maka dengan jumlah kecamatan di Lotim 21, akan ada sejumlah 126 dapur MBG.
Sementara sisanya ada sekitar 136 dapur akan dikemanakan nantinya, apakah tetap beroperasi ataukah terancam dibubarkan, maka ini tentunya menjadi pembicaraan dan pertanyaan publik.
Korwil SPPI Lotim Agamawan Salam saat dikonfirmasi tidak berani mengeluarkan statement terkait masalah itu karena bukan kewenangan dirinya.
“Itu kewenangan pimpinan pusat, karena yang dibawah hanya menjalankan sesuai aturan yang ada,” tegasnya.(GL)








