Gledeknews, Lombok Timur – Sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lombok Timur menghentikan operasional sementara. Hal tersebut disebabkan belum cairnya dana operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Lombok Timur (Lotim), Agamawan, mengungkapkan berdasarkan rekapitulasi terakhir pada Senin malam (8/6), sebanyak 44 SPPG tercatat tidak beroperasi. Jumlah tersebut diperkirakan masih dapat bertambah seiring adanya laporan yang belum masuk.
“Data rekapitulasi terakhir berjumlah 44 SPPG yang tidak beroperasi. Namun masih ada yang melapor belakangan, sehingga belum seluruhnya terdata,” ujarnya, Selasa (9/6).
Disinggung terkiat soal dana talangan, Agamawan menegaskan, operasional SPPG tidak diperkenankan menggunakan dana talangan atau sistem pembayaran tempo apabila dana dari pusat belum tersedia.
“SPPG tidak boleh menjalankan operasional dengan sistem talangan. Aturan memang tidak memperbolehkan penggunaan dana talangan maupun pembayaran tempo,” tegasnya.
Akibat kebijakan tersebut, distribusi Makan Bergizi Gratis bagi penerima manfaat di wilayah kerja 44 SPPG tersebut terpaksa dihentikan sementara hingga dana operasional dari pusat dicairkan.
Terkait jadwal pencairan dana, Agamawan menyebut pihaknya terus melakukan pendataan secara harian. Beberapa SPPG dilaporkan telah menerima dana dan mulai kembali beroperasi.
“Kami lakukan pendataan setiap hari. Untuk SPPG yang dananya sudah masuk, sudah bisa kembali beroperasi,” jelasnya.(GL)








