Gledeknews, Lombok Timur – Penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat di Lombok Timur (Lotim) akhirnya direalisasikan setelah melalui proses verifikasi data penerima. Bantuan tersebut menyasar masyarakat yang masuk kategori miskin ekstrem dan miskin berdasarkan desil dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Bupati Lotim, H. Haerul Warisin, menegaskan bahwa penentuan penerima bantuan telah melalui proses pengusulan dari pemerintah desa sehingga sasaran program dinilai sudah jelas.
“Penentuan desil itu diusulkan oleh kepala desa (kades), jadi sasaran kita sudah jelas yang sudah kita berikan karena data penerima sudah ada,” kata Warisin yang akrab disapa Iron, Rabu (11/3).
Ia menjelaskan, penerima bantuan sembako yang disalurkan menjelang Hari Raya Idulfitri tersebut difokuskan pada masyarakat yang masuk kategori desil satu dan desil dua, yakni kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.
“Yang dapat ini desil 1, 2 dan seterusnya, hingga masyarakat yang memang cocok menerima bantuan sembako itu,” jelasnya.
Untuk program bantuan sembako tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lotim mengalokasikan anggaran sebesar Rp30 miliar. Bantuan tersebut akan didistribusikan kepada sebanyak 198.776 penerima manfaat yang tersebar di berbagai wilayah di Lotim.
“Untuk tahun ini Rp30 miliar. Semoga tahun depan tidak turun, mudah-mudahan bisa bertahan bahkan meningkat, karena kita ingin membantu masyarakat miskin kita,” ujarnya.
Di sisi lain, program bantuan sembako yang rutin dilakukan pemerintah daerah juga kerap mendapat kritik dari sejumlah pihak yang menilai bantuan tersebut dapat memunculkan ketergantungan masyarakat atau bahkan disebut dapat menumbuhkan “mental pengemis”.
Menanggapi kritik tersebut, Iron menilai hal itu sebagai hal yang wajar dalam sebuah kebijakan publik. Menurutnya, bantuan tersebut memiliki momentum yang tepat, terutama pada bulan Ramadan ketika banyak masyarakat membutuhkan dukungan.
“Boleh saja orang berbicara begitu, tapi pemberian ini punya momen. Seperti bulan ini, wajar kita membantu masyarakat yang sedang menjalankan ibadah,” pungkasnya.(GL)








