Gledeknews, Lombok Timur – Dihadap legislatif Bupati Lombok Timur H.Haerul Warisin memaparkan bahwa kinerja keuangan daerah sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren yang sangat positif.
Dimana realisasi pendapatan daerah berhasil melampaui target yang ditetapkan. Dari total target pendapatan daerah yang dipatok sebesar Rp 3,436 triliun lebih, Pemda sukses merealisasikan hingga Rp 3,478 triliun rupiah lebih atau setara dengan 101,22 persen hingga akhir tahun anggaran.
Hal itu disampaikan Bupati Bupati Lombok Timur (Lotim) H. Haerul Warisin dalam sidang paripurna DPRD Lotim membahas Raperda pertanggungjawaban APBD tahun 2025, Selasa (30/6).
“Alhamdulillah kinerja keuangan daerah mengalami trend yang positif,” tegasnya.
Menurutnya capaian ini didorong oleh performa tiga sektor utama pendapatan yakni pendapatan transfer yang optimal hingga menembus angka Rp 2,900 triliun atau 101,69 persen dari target awal sebesar Rp 2,852 triliun.
Selain itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) berhasil menyumbang Rp 550,891 miliar, yang setara dengan 98,98 persen dari target awal sebesar Rp 556,578 miliar.
“Sementara untuk pos Lain-lain Pendapatan yang sah, pemerintah daerah mencatatkan realisasi sebesar Rp 26,664 miliar atau mencapai 97,32 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp 27,399 miliar,” terangnya
Iron menambahkan pada sisi pengeluaran, total Belanja Daerah terserap sebesar Rp 3,404 triliun atau sekitar 98,46 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp 3,457 triliun.
Serapan ini didominasi oleh Belanja Operasi sebesar Rp 2,646 triliun atau 99,43 persen, Belanja Transfer ke Desa Rp 459,085 miliar atau 99,81 persen, Belanja Modal Rp 292,893 miliar atau 89,15 persen, serta Belanja Tidak Terduga Rp 5,413 miliar atau 77,34 persen.
Di sisi pembiayaan, penerimaan terealisasi Rp 105,880 miliar atau 96,82 persen dan pengeluaran Rp 75,762 miliar atau 85,60 persen
“Pemkab Lotim mencatat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp 104,334 miliar,” tukasnya.(GL)








