Gledeknews,Lombok Timur-Bupati Lombok Timur, Drs. HM. Sukiman Azmy memenuhi pemanggilan klarifikasi yang dilayangkan oleh Bawaslu Lotim, terkait kehadiran Bupati Lotim pada acara pelantikan Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) Partai NasDem dan Silaturahmi Anies Baswedan di lapangan Gotong royong Masbagik yang berlangsung pada Senin 30 Januari 2023.
Kepada media, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lombok Timur Retno Sirnopati menjelaskan, hasil dari klarifikasi, Sukiman Azmy mengklarifikasi bahwa tidak pernah mengajak memilih Anis ataupun memilih Partai NasDem.
Selain itu, kata dia, dari hasil klarifikasi tersebut sambung Retno, Bupati menyebutkan pihak Bawaslu kurang melakukan sosialisasi terkait tahapan pemilu (Red).
“Bupati Lotim mengklarifikasi tidak pernah mengajak untuk pilih anis saat hadir. Bupati minta Bawaslu perbanyak Sosialisai tahapan pemilu,” ungkapnya, Rabu (08|02).
Ditempat sama, Ketua Devisi penanganan pelanggaran data dan informasi Bawaslu Lotim Sahnam, menegaskan, pemanggilan Bupati Lotim oleh Bawaslu, dikantornya untuk mengklarifikasi dugaan pelanggaran saat menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Ranting (DPRT) Partai NasDem di lapangan Gotong royong Masbagik.
“Ini harus jelas, jadi klarifikasi pak Bupati bukan karena menghadiri acara Anis Baswedan tetapi karena menghadiri acara Partai NasDem,” jelas Sahnam
Menurutnya, pemanggilan orang nomor satu di bumi Patuh Karya ini, karena diduga memenuhi unsur pelanggaran Pemilu dimna saat ini sudah memasuki tahapan pemilu dan Partai Nasdem merupakan peserta pemilu 2024 mendatang.
“Ketika dia mendampingi Anies kemakan pahlawan dan ke peternak sapi itu kita tidak periksa karena itu tidak ada unsur pelanggaran,” bebernya
Atas klarifikasi Bupati, pihaknya akan menindak lanjuti dari hasil klarifikasi tersebut masih dalam proses pengkajian apakah Bupati dalam hal ini terbukti melanggar atu tidak. Kalaupun nanti terbukti, ada sejumlah sanksi yang akan di berikan yakni sanksi pidana dan administrasi.
“Masalah terbukti atau tidaknya itu masih dalam proses pengkajian sambil mencari bukti-bukti lain untuk melengkapi data,” pungkasnya. (GL)








