Gledeknews, Lombok Timur – Oknum Pengurus KNPI Lombok Timur (Lotim) diduga cawe-cawe dengan oknum Caleg peserta pemilu di Dapil I Lotim. Pasalnya oknum pengurus KNPI Lotim tersebut berjanji akan mengamankan suara oknum caleg itu di dalam rapat pleno KPU Lotim.
Dengan menyebut oknum di KPU dan Bawaslu Lotim oleh oknum pengurus KNPI Lotim harus diamankan dulu agar suaranya bisa diamankan.Namun permintaan itu ditolak mentah-mentah oleh oknum Caleg karena tidak berani memegang komitmen.
Demikian ditegaskan Ketua Forum Rakyat Bersatu (FRB) Lotim, Eko Rahardi kepada wartawan di Selong kemarin. Jumat (8|3)
“Masak oknum pengurus KNPI Lotim berani cawe-cawe dengan oknum caleg yang merupakan sahabat saya kan ini tidak benar,” tegasnya.
Eko menjelaskan oknum Pengurus KNPI Lotim menelpon temannya yang menjadi Caleg menjelang kegiatan rapat pleno KPU Lotim lalu. Namun tidak menggunakan Hand Phone (HP) oknum pengurus KNPI Lotim,akan tapi menggunakan telpon orang lain yang merupakan satu partai dengan temannya tersebut.
Dalam percakapan itu tersebut oknum Pengurus KNPI Lotim melakukan negoisasi dengan temannya. Dengan menyebut bisa mengamankan suaranya dalam rapat pleno yang penting ada oknum di KPU dan Bawaslu Lotim bisa diamankan untuk mengawal suaranya.
Kemudian temannya meminta kepada oknum Pengurus KNPI Lotim menyebut nama oknum komisioner KPU dan Bawaslu Lotim yang bisa membantu mengamankan suaranya. Akan tapi tidak berani menyebut oknum komisioner KPU dan Bawaslu Lotim.
“Kok berani sekali mengatasnamakan pihak Bawaslu dan KPU Lotim bisa mengamankan suara, kapasitasnya oknum pengurus KNPI Lotim itu apa,” ujarnya penuh tanda tanya seraya mengatakan temannya yang menjadi caleg itu tidak menggubris lagi.
Kemudian lanjut Ketua FRB Lotim ini menambahkan setelah mendapatkan informasi dari temannya yang menjadi caleg tersebut lalu mencoba menelpon orang yang HP-nya digunakan berkomunikasi dengan oknum pengurus KNPI Lotim.
Setelah itu menjelaskan setelah dipaksa untuk menyebut nama orang yang berusaha mengolah temannya yang menjadi caleg tersebut.
“Dikira saya yang melakukan oleh teman itu, padahal tidak pernah,tidak tahunya ternyata oknum pengurus KNPI Lotim,”tandasnya yang juga tokoh KNPI Lotim ini.
“Jangan sampai para komisioner menzolimi yang memang haknya dipilih oleh rakyat lotim menjadi perwakilan di DPRD, masa caleg menang di cawe-cawe oleh oknum,” tegasnya.
Sementara Ketua KPU Lotim,Ada Suci Makbullah dan Ketua Bawaslu Lotim,Suadi Maksum sampai berita ini diturunkan belum memberikan penjelasan meskipun telah berusaha untuk melakukan konfirmasi tapi belum memberikan penjelasan.(GL)








