Gledeknews, Lombok Timur – Ratusan masyarakat Lombok Timur yang tergabung dalam aliansi sahabat melakukan aksi ke Polres Lombok Timur (Lotim) menuntut agar pelaku dugaan penghinaan terhadap Bupati Lotim, H. Haerul Warisin melalui media sosial ditangkap karena dianggap sudah meresahkan.
Aksi dilakukan dengan membawa berbagai macam tulisan poster dan pamflet dengan satu tujuan tangkap pelaku penghinaan terhadap pemimpin Lotim.
Aksi dimulai dari taman kota Selong kemudian melakukan long Mach ke Mapolres Lotim dengan mendapatkan pengawalan ketat aparat keamanan, Kamis (6/8).
“Kami berikan deadline waktu 3×24 jam untuk menangkap pelaku dugaan penghinaan terhadap Bupati Lotim,” kata orator aksi secara bergantian.
Para massa aksi menuntut untuk segera melakukan tindakan tegas terhadap pelaku apalagi kasusnya sudah dilaporkan bulan Juli lalu akan tapi sampai saat ini belum tindaklanjuti atas laporan itu.
Begitu juga yang dicaci maki dan melakukan ujaran kebencian oleh pelaku dilakukan terhadap diri pribadi bupati Lotim sehingga ini tentunya harus diusut tuntas.
“Sudah satu bulan kita masukkan laporan ke Polres Lotim tapi belum ada kejelasan terhadap pelakunya,” kata orator aksi Subhan dalam orasinya.
Setelah puas menyampaikan orasi diterima Kabag Ops Polres Lotim, Kabag SDM, Kasat Intelkam dan Reskrim dengan menjelaskan apa yang menjadi tuntutan massa aksi.
“Kita sampaikan tuntutannya ke pimpinan,” terang Kabag Ops Polres Lotim.
Setelah puas menyampaikan orasi massa membubarkan diri dengan tertib dengan berjanji akan melakukan aksi lebih besar lagi kalau apa menjadi tuntutan tidak direspon.(GL)








